February 16, 2026
News

CAHAYA KESADARAN

Menerima Hidup Apa Adanya, Jalan Sunyi Menuju Kedamaian

MANGUPURA 15-01-2026. (CAHAYAMASNEWS.COM)=Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang penuh tuntutan, banyak orang lupa bahwa sumber penderitaan kerap bukan berasal dari keadaan, melainkan dari penolakan batin terhadap kenyataan. Sebuah pemahaman sederhana namun mendalam kembali mengingatkan: hidup hanya berisi dua hal; apa yang kita inginkan dan apa yang tidak kita inginkan.

Ketika harapan terpenuhi, manusia menyebutnya bahagia. Namun saat kenyataan berjalan berlawanan, penolakan pun lahir. Dari sanalah kemarahan, kebencian, dan penderitaan mulai tumbuh. Bukan karena hidup tidak adil, melainkan karena hati menolak untuk menerima.

Pemahaman ini menegaskan, bahwa penderitaan bukanlah hukum alam, melainkan hasil dari pergulatan pikiran. Saat seseorang mampu menerima yang diinginkan maupun yang tidak diinginkan dengan hati lapang dan ikhlas, penderitaan perlahan kehilangan pijakan. Amarah tidak lagi menemukan alasan untuk hadir, dan kebencian tak lagi memiliki tempat untuk bersemayam.

Kasih, dalam makna yang paling murni, muncul bukan dari keinginan untuk mengubah dunia, tetapi dari kesediaan untuk menerimanya. Ketika penolakan berhenti, kasih bekerja dalam diam, menenangkan, menyembuhkan, dan membebaskan.

Pemahaman ini juga mengingatkan tentang makna ilmu. Pengetahuan yang hanya dipinjam dari kata orang atau lembaran buku sering kali berhenti di kepala. Namun ilmu yang lahir dari pengalaman hidup, dari jatuh, menerima, dan bangkit kembali, itulah yang benar-benar mampu mengubah cara seseorang memandang kehidupan yang sementara, serba semu, dan tak pasti ini.

Di dunia yang terus bergerak cepat, pesan ini hadir sebagai ajakan untuk melambat sejenak. Menyadari…bahwa damai tidak selalu ditemukan dengan menguasai keadaan, melainkan dengan menerima kenyataan. Sebab ketika hati berhenti melawan hidup, di sanalah kasih dan kebijaksanaan bertemu yang akhirnya bermuara terwujudnya kehidupan yang damai sekala-niskala. *** CMN=Red/Andi.

Salam Damai Seger Waras, Hidup Berkelimpahan, Cerdas Tanpa Batas, Eling Uleng lan Waspada. Rahayu, Rahayu, Rahayu.

Facebook Comments

error: Content is protected !!