Bali

Upayakan Bentuk Pribadi yang Damai, Komunitas GP Gelar Retreat and Bonding

Denpasar (Nuansa Bali). Retreat and Bonding adalah salah satu rangkaian kegiatan Gema Perdamaian yang ke-17 tahun yang puncaknya akan digelar pada 5 Oktober 2019 di Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk pribadi damai yang dapat menginspirasi masyarakat agar senantiasa berupaya semaksimal mungkin mengupayakan perdamaian dalam kehidupan sehari-hari. Peserta diharapkan memahami makna damai secara komprehensif dan setiap orang dapat berperilaku damai. Baik damai dalam diri, damai dalam keluarga, maupun damai dalam berbangsa dan bernegara.

Kegiatan ini diikuti oleh anggota komunitas Gema Perdamaian yang berasal dari berbagai elemen masyarakat dan stakeholder yang tergabung dalam komunitas Gema Perdamaian,  termasuk awak media, perusahaan maupun organisasi sosial kemasyarakatan di Bali. Acara diisi oleh beberapa narasumber yang membawakan misi damai di antaranya: Ni Putu Shinta Sutami, S.H., yang membawakan “Peace Silent”, Ni Wayan Jero Jemiwi, S.Sos., M.Fil.H., CHt.,  membawakan “Mulat Sarira” untuk membangkitkan kesadaran jiwa.

Sementara,  Ida Rsi Wisesanatha dan Kolonel Inf. Ketut Budiastawa, S.Sos., M.Si., dari Kementerian Pertahanan Provinsi Bali membawakan tema “Berdamai dalam Diri dan Berdamai dalam Bernegara”. Acara ini terselenggara atas kerjasama Denpasar Hotel School pimpinan akademisi Dr. I Nengah Laba, M.Hum., dengan Panitia Gema Perdamaian ke-17 yang dikomandani Ngurah Wahyu. (*)  *** Nuansabali.com/Humas.

Facebook Comments