Cetik Bali

Pancarkan Kekuatan Semara Ratih   

CAHAYAMASNEWS#. Sementara, Jro Mangku Nyoman Sudhi penekun spiritual asal Desa Kediri, Tabanan menjelaskan, dalam dunia mistik, ular memang dikenal sebagai sarana gaib untuk berbagai keperluan sebuah ritual atau bahkan ramuan yang sangat ampuh untuk mengatasi dan menyembuhkan berbagai penyakit. Ular juga dapat dimanfatkan sebagai sarana untuk membuat pasikepan atau jimat atau pegangan ampuh yang digunakan untuk pengasihan, karena diyakini menyimpan kekuatan Semara Ratih.

Bila menemukan ular sedang kawin/senggama adalah sebuah keberuntungan yang sangat bagus dan dapat dimanfaatkan untuk membuat ajimat ampuh pengasihan. Caranya, bila kita melihat ular sedang berbulan madu, segeralah ambilah dan lemparkan kea rah ular tersebut sapu tangan atau benda lainnya, sehingga benda itu nantinya dililit oleh ular itu, dan biarkan sampai selesai bersenggama. Secara otomatis benda itu akan memiliki kekuatan gaib yang sangat dahsyat. Agar kekuatan di dalamnya semakin kuat, sebaiknya benda tersebut dipasupati pada hari-hari tertentu.

“Biasanya kekuatan itu akan semakin dahsyat, apabila kita berjodoh menemukan ular sedang senggama di tempat dan pada hari-hari tertentu seperti di beji dan pada hari Purnama, Tilem, dan atau Kajeng Kliwon. Apabila pada hari itu menemukan ular dilaksud, maka kekuatan yang terkandung di dalamnya dijamin ampuh tanpa dipasupati kembali, hanya harus didasari keyakinan penuh, sehingga benda itu akan bermanfaat ampuh,” tegas Jro Mangku Nyoman Sudhi yang juga seorang pengusadha dan memiliki berbagai jenis paica itu menjelaskan.

Di sisi lain menurut Hariadi spiritualis asal Malang, jika menemukan ular dimaksud dan bisa melempar benda ke arah ular itu dan kemudian dililit, merupakan keberuntungan yang sangat jarang didapat. Sampai di rumah benda itu kemudian diolesi dengan minyak kantil yang dicampur minyak melati secara merata. Selanjutnya, pada tepat tengah malam, benda itu diangin-anginkan di atas atap rumah, sambil dibakari menyan atau dupa wangi.

Sambil membatin atau berdoa kepada yang Maha Kuasa agar maksud dan tujuannya dikabulkan dan lakukan selama tiga hari berturut-turut pada hari Jumat Klowon. Caranya penggunaannya, sebagai pemikat tutupkan sapu tangan di atas makanan atau minuman yang akan diberikan kepada orang yang akan dijadikan korban. Untuk pemikat secara umum benda itu disimpan di saku, benda itu bakal memancarkan aura magis sangat kuat, dan membuat kharisma orang yang bersangkutan akan semakin kuat. *** Tim Redaksi. (Bersambung ——)

Facebook Comments