Ekbis

Kuatkan Bidang Spiritual, KOPEBALANUSA Jalin Kerjasama dengan SIMH

Denpasar (Cahayamasnews). Koperasi Petani Bali Agro Nusantara di bawah kendali Jro Gde Made Pelita terus melakukan berbagai upaya dan usaha dalam berbagai bidang termasuk bekerjasama dengan berbagai pihak dan kalangan. Dalam bidang spiritual, selain menggandeng sejumlah pendeta juga bekerjasama dengan Suryani Institute for Mental Health (SIMH) di bawah pimpinan Prof. Dr.dr. Luh Ketut Suryani, LpKJ (K). Terkait hal itu, pada hari Kamis (10-10-2019) rombongan KOPEBALANUSA sowan ke kediaman Prof. Dr.dr. Luh Ketut Suryani. Kerjasama ini dilakukan mengingat SIMH sendiri mempunyai pendekatan spiritual. Dimana   beliau melihat manusia tidak hanya dari sudut fisik dan mental semata, melainkan juga dari sudut spiritual maupun dari sisi budaya masyarakat Bali. Kerjasama ini penting dilakukan, untuk membentuk karakter para anggota yang berkualitas spiritual memadai. Selama ini kerap kali sebuah koperasi kandas di tengah jalan, akibat para pengurus maupun anggotanya tidak dibekali dasar nilai-nilai pengetahuan spiritual yang kuat dan memadai, sehingga berpotensi besar melakukan hal-hal yang dapat merugikan wadah tersebut.

Rombongan Koperasi Petani Bali Agro Nusantara diterima di rumah kediaman Prof. Luh Ketut Suryani, di kawasan Jalan Ganda Pura, Kesiman, Denpasar. Raut wajah berbinar dan senyum penuh cinta kasih terbesit menyambut kedatangan rombongan. Pertemuan diawali pemaparan Jro Gde Made Pelita seputar maksud dan tujuan kedatangan, sekaligus menjelaskan tentang alasan dan motivasinya mendirikan koperasi petani yang kemudian diberi nama Koperasi Petani Bali Agro Nusantara. Pada kesempatan itu Jro Gde Made Pelita yang juga selaku Direktur Utama CV. Lombok Mulia Abadi sebuah perusahan distributor hasil pertanian, dan peternakan ini, tak lupa mengucapkan terima-kasih telah menerima rombongan, dan sekaligus meminta tuntunan dan arahan, termasuk sarannya sebagai bekal untuk menjadikan koperasi ini bisa berjalan baik dan maju, sesuai visi-misi yang dimiliki untuk kesejahteraan bersama.

Lebih jauh pria yang dikenal bersahaja, ramah, dan murah senyum ini mengatakan, maksud dan tujuan mendirikan koperasi ini adalah murni didasari niat tulus untuk membantu mengangkat nasib para petani dari kubangan lumpur berbagai masalah yakni selalu menjadi korban, sehingga tak pernah mencapai taraf kesejahteraan yang didambakan. Disamping juga didorong oleh rasa keprihatinan akan nasib yang dialami para petani. “Padahal semua orang tahu, bahwa petani merupakan ujung tombak perekonomian bangsa, namun belum banyak yang memikirkan kesejahteraan mereka. Bagaimana bisa berproduksi hasil pertanian dengan baik dan berkualitas, sementara kesejahteraannya tidak pernah dipikirkan, melainkan petani selalu menjadi korban. Melalui wadah koperasi ini tityang berusaha memperbaiki nasib kesejahteraan para petani di Bali khususnya. Untuk itu tityang memohon doa, dukungan semua pihak, termasuk pemerintah agar bisa mewujudkan niat suci dan tulus mengangkat derajat dan taraf kehidupan petani yang lebih baik dan maju seperti yang didambakannya,” tegasnya.

Prof. Dr.dr. Luh Ketut Suryani mengapresiasi dan menyambut baik niat dan usaha mulia yang dilakukan oleh Jro Gde Made Pelita, terlebih untuk kesejahteraan masyarakat petani. “Di zaman saat ini sangat jarang yang memiliki gagasan dan niat tulus dan mulia seperti ini, mau memikirkan nasib para petani yang selama ini selalu menjadi obyek penderita. Saya berharap mudah-mudahan koperasi ini bisa berjalan dengan baik, dan saya selalu siap membantu jikalau diperlukan, sesuai bidang disiplin ilmu dan kemampuan yang tityang miliki,” ujarnya.

Lebih jauh ibu enam putra ini menjelaskan, saat ini Bali menghadapi berbagai persoalan dari segala lini. Jika hal ini tidak segera diatasi, maka akan berpotensi terjadinya kerusakan dan bahkan kehancuran Bali. Untuk itu, pihaknya mengajak kepada semua komponen masyarakat Hindu Bali untuk bersama-sama mencari solusi dan bersatu untuk menghadapi tantangan dan bahkan ancaman, baik dari dalam maupun dari luar, untuk menyelamatkan alam Bali dan generasi penerusnya dari ambang kehancuran. *** Cahayamasnews.com/Andi.

Facebook Comments