Bali

Perkenalkan Pasraman kepada Masyarakat, Rabu dan Sabtu Digelar Berbagai Kegiatan

MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS). Untuk kurun waktu sebelum dilakukan pengukuhan kepengurusan yang rencanannya digelar pada akhir Desember mendatang, dalam paruman tersebut juga disepakati untuk melaksanakan sejumlah kegitan dengan tujuan untuk mulai memperkenalkan keberadaan pasraman kepada masyarakat, seperti pelatihan membuat sarana upakara, latihan menggunakan bajra dan penganteban yang benar, latihan magegitan atau makidung, dan kegiatan lainnya. Pelaksanaannya disepakati dua kali seminggu yakni mengambil hari Rabu dan Sabtu dengan topik yang berbeda, dengan mengundang narasumber yang membidangi.

Lebih jauh dijelaskan, setiap akhir bulannya diadakan kegiatan dalam skup yang lebih besar, dengan mengundang masyarakat serta narasumber-narasumber yang berkompeten di bidangnya. “Nantinya, setelah resmi dilakukan pengukuhan kepengurusan, barulah akan disusun program-program yang akan dijalankan pasraman, dan sekaligus terus menggencarkan sosialisasi ke masyarakat, termasuk menggandeng media massa yang dalam hal ini dengan Cahayamasnews,com untuk melakukan peliputan dan publikasi pada setiap kegiatan yang dilakukan pasraman, sehingga keberadaan termasuk visi-misi, dan program-program pasraman semakin dikenal, dan masyarakat akan mau bergabung demi terwujudnya niat dan tujuan mulia ini,” ujar Jro Mangku Nyoman Bujangga Putra menegaskan.

Ketua Yayasan Bhakti Visva Rupa, Jro Mangku Gede Oka Swadiana, menyambut baik dibentuknya pesraman ini. Terlebih dengan niat mulia untuk membentuk dan memperkuat mental spiritual umat Hindu. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada para pencetus ide yang luar biasa ini, dan semoga apa yang menjadi tujuan dan harapan bersama dapat terwujud.

“Tityang akan selalu mendukung ide-ide cemerlang ini. Apalagi Yayasan ini telah memiliki tempat yang dapat digunakan untuk kegiatan pasraman, sehingga ke depan melalui pasraman ini bisa mencetak dan menelorkan generasi-generasi muda Hindu dengan kualitas mental spiritual yang tangguh dan mampu bersaing di segala lini. Pun, tityang berharap nantinya Pasraman Brahma Widya Adung Wirasa ini nantinya mampu menjadi pilot project (percontohan-red) sekaligus pusat pembelajaran, pelatihan, penguatan mental spiritual umat Hindu, tak hanya di wilayah Kerobokan, Bali, dan bahkan di Nusantara,” harap Jro Mangku Gede Oka Swadiana  yang baru saja purnabakti, dan kini lebih banyak bergelut dan mengurus ikan di kolam yang dibangunnya itu. *** Cahayamasnews.com/Andi.

Facebook Comments