Adat dan Tradisi

Walikota Rai Mantra Hadiri Pemlaspasan di Banjar Tegal Linggah, Kelurahan Pemecutan

DENPASAR (CAHAYAMASNEWS). Serangkaian Karya Pemelaspasan Balai Banjar dan Balai Kulkul di Banjar Tegal Linggah , Kelurahan Pemecutan, Denpasar digelar pada Rabu (29/1) di Banjar Setempat. Hadir dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra,  sejumlah annggota DPRD Provinsi Bali dan Kota Denpasar, Camat Denpasar Barat  AAN. Made Wijaya dan juga Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Raka Purwantara yang disambut hangat tokoh masyarakat serta prajuru adat setempat.

Walikota Denpasar IB Dharmawijaya Rai Mantra juga turut mengikuti sejumlah rangkaian upacara pemlaspasan Balai Kulkul dan Balai Banjar setempat dan juga menandatangani prasasti. Walikota Denpasar,  I.B Rai Dharmawijaya Mantra ditemui usai mengikuti rangkaian upacara mengatakan pelaksanaan upacara keagamaan di Banjar Tegal Linggah , Kelurahan Pemecutan ini adalah perwujudan Sradha Bhakti umat.

“Masyarakat perlu diapresiasi  bagaimana membangun Sradha Bhakti masyarakat melalui berbagai kegiatan upakara yang dilaksanakan. Mengenai pelaksanaannya tidak terlepas dari sektor keagamaan, tapi yang lebih kita apresiasi dimana muncul kemandirian masyarakat untuk memunculkan kesadaran sehingga manfaat yang kita peroleh dalam penyelenggaraan upacara keagamaman yang dikenal dengan istilah Tri Guna Karya serta Satwika Karya dapat kita peroleh dengan baik” kata Rai Mantra.

Kelihan Adat Banjar Tegal Linggah sekaligus Parwantaka Karya, I.B Surya Adi Asmara ditemui usai pelaksanaan upacara mengatakan perencanaan pembangunan Balai Banjar dan Balai Kulkul di Banjar Tegal Linggah ini telah dimulai sejak bulan April 2019 dan pembangunannya dimulai sejak bulan Mei 2019 lalu dan rampung di awal bulan Januari 2020 ini. “Ini merupakan renovasi pertama di  banjar kami sejak dibangun sekitar tahun 1969. Hari ini juga dirangkaikan dengan Piodalan Pura Banjar kami” ungkapnya seraya mengucapkan terima-kasih atas kehadiran  Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra nyaksiang dan mengikuti sejumlah rangkaian upacara sebagai bentuk dorongan kepada masyarakat dalam mendukung pembangunan di Kota Denpasar. *** Cahayamasnews.com/Esa-Arm/HumasDps.

Facebook Comments