
Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemkab. Karangasem Lakukan Langkah Konkrit
AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Guna mencegah penyebaran Virus Corona, pemerintah Kabupaten Karangasem telah melakukan langkah-langkah konkrit untuk mengantisipasi penyebaran virus mematikan tersebut. Demikian ditegaskan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, pada jumpa pers bersama awak media,Senin (16/3) di Kantor Pemkab. Karangasem. pada kesempatan itu Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri didampingi Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, Sekda I Gede Darmawa, Dandim 1623/Karangasem, Letkol Inf. Bima Santosa, Wakapolres Karangasem Kompol Aris Purwanto dan para Kepala OPD terkait lainnya.
Lebih lanjut Bupati Mas Sumatri menyatakan, bahwa Pemkab Karangasem akan menggelar rapat Forkompinda dalam menindaklanjuti hal tersebut. Pihaknya juga mengaku akan membuka posko yang diperuntukkan agar pemerintah bisa mendapat masukan dari masyarakat begitu juga sebaliknya, agar masyarakat dapat terbantu dengan menerima penjelasan dari pemerintah daerah. Disamping juga mengambil sikap secara Sekala dan Niskala dalam menghadapi sebaran virus ini. Dimana secara Sekala yakni dengan menyediakan berbagai sarana dan prasarana utamanya di medis. Kendati Karangasem memang tidak menjadi RS rujukan, namun jika ada pasien yang dicurigai mengalami gejala mirip Corona, tenaga medis akan siap menindaklanjutinya sesuai dengan SOP. Dan untuk langkah Niskala, pihaknya mengaku akan menggelar upacara-upacara seperti saat menangani adanya ancaman erupsi Gunung Agung yang terjadi sebelumnya.
Meski Bupati Karangasem mengatakan sedikit khawatir terkait keterbatasan anggaran, namun pihaknya tetap berharap agar ini tak menjadi kendala. “Mudah-mudahan anggaran tidak menjadi kendala dalam penanganan Corona saat ini ditengah keterbatasan anggaran,” ujar Mas Sumatri.Sementara terkait dengan rencana kerja sesuai dengan tupoksi, pihaknya menyatakan akan membentuk Satgas (Satuan Tugas) di kabupaten. Baik di bidang kesehatan, informasi dan juga pendidikan, bupati Karangasem akan mengatur hal tersebut melalui rapat bersama para Ketua OPD. “Saya tugaskan Sekda untuk merapatkan para kepala-kepala OPD dan membuat Surat Edaran (SE) kepada para OPD, kecamatan, desa dan Bendesa Adat, sehingga kita secara bersama-sama nantinya akan mengkomunikasikannya secara paralel hingga tidak ada miss komunikasi,” ujarnya.
Menyikapi keramaian dari aktivitas masyarakat, Bupati Karangasem mengaku akan melaksanakan sesuai Protap petunjuk dari Gubernur ataupun Presiden. Begitu juga terkait perayaan Nyepi seperti pengarakan ogoh-ogoh, pihaknya mengaku akan menggelar rapat mengenai hal tersebut. Namun untuk aktivitas seperti Car Free Day yang biasanya diadakan setiap hari Minggu di Jalur 11 ini akan dihentikan sementara. Menyikapi Surat Edaran Gubernur Bali untuk meliburkan anak-anak sekolah, Bupati Karangasem menyatakan agar hal ini perlu diawasi. “Anak-anak tidak kita liburkan, melainkan belajar di rumah dengan menerapkan kebijakan sekolah masing-masing, entah dengan cara memberikan tugas dengan sistem manual ataupun online,” ujarnya. *** Cahayamasnews.com/Tim-02.









Facebook Comments