
Pohon Berusia Ratusan Tahun Tumbang Timpa Pura Dalem Pingit, Polri Bersama TNI Gotong-royong Bersihkan Areal Pura
BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Tanpa terjadi hujan dan angin kencang, Pohon Bunut yang berusia ratusan tahun tumbang menimpa bangunan Pelinggih Bhatara Sri, Pelinggih Pengerurah Penyarikan, Pesamuan dan dua buah Bale Pesandekan Pura Dalem Pingit Desa Adat Kebon wilayah Banjar Kebon Kangin, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli sekitar pukul 14.00 wita Minggu (05/04/2020), pihak TNI bersama Polri dibantu masyarakat setempat melakukan pembersihan untuk menyingkirkan reruntuhan, baik bangunan maupun dahan pohon yang roboh.
Pengempon Pura Jro Komang Sumiarta menyampaikan, dengan adanya kejadian bencana alam pohon tumbang yang menimpa bangunan pura tersebut, langsung melaporkan ke Polsek Tembuku guna mendapat penanganan lebih lanjut. Setelah petugas kepolisian turun ke lokasi kejadian dengan didampingi prajuru dan warga mendata bangunan yang tertimpa pohon seperti Pelinggih Bhatara Sri, Pelinggih Pengerurah Penyarikan, Pesamuan dan dua buah Bale Pesandekan. Atas kejadian tersebut kerugian yang dialami oleh masyarakat Pengompon Pura Dalem Pingit diperkirakan sebesar Rp. 10 juta,” ungkapnya
Kapolsek Tembuku AKP I Nengah Sukerta saat dikonfirmasi Rabu (08/04/2020) mengatakan, sebagai bentuk simpati Polri atas kejadian bencana alam tersebut atas perintah Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, S.Ik., sekitar pukul 08.00 Wita personil Polres Bangli dan personil Polsek Tembuku dibantu Babinsa, Babhinkamtibmas, dan warga masyarakat, melaksanakan gotong-royong (Korve) menyingkirkan pohon bunut yang tumbang tersebut. “Kegiatan gorong-royong itu kami lakukan agar areal pura bersih dari bekas pohon yang tumbang, sehingga bangunan yang rusak bisa cepat direnovasi, sekaligus melaksanakan upacara sesuai dengan aturan adat setempat,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, meskipun saat ini iklim cukup baik dan tidak ada hujan maupun angin, akan tetapi sewaktu-waktu pohon bisa roboh menimpa bangunan. Sebagai rasa simpati dan kepedulian Polri kepada masyarakat dan atas perintah pimpinan Polri langsung melaksanakan gotong-royong dengan peralaran sensor yang dimiliki Polres dan Polsek menyingkirkan pohon tumbang tersebut dari areal pura sampai bersih. “Kami lakukan gotong-royong tersebut sebagai rasa simpati dan kepedulian kami kepada masyarakat, sehingga eksistensi Polri dirasakan oleh warga masyarakat,” jelasnya. *** Cahayamasnews.com/Agung Natha.









Facebook Comments