
Kawasann Hutan Kintamani Dijadikan TPS Liar, Bukti Rendahnya Kesadaran Masyarakat akan Pentingnya Kebersihan
BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Banyaknya titik dikawasan hutan di desa atau Kecamatan Kintamani Bangli menjadi tempat pembuangan sampah (TPS) biar terkesan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan masih lemah. Seharusnya sekitar kawasan hutan harus steril dari sampah. Akibat rendahnya kesadaran segelintir warga mereka memanfaatkan kawasan hutan sebagai tempat membuang sampah yang selama ini mencemari kawasan hutan di Kintamani, disebabkan karena adanya perilaku oknum warga yang sengaja membuang sampah ke hutan. Untuk menekan perilaku tersebut, Pemkab diharapkan dapat menyediakan sarana penampungan sampah untuk warga.
Menurut,salah seorang warga yang berjualan disekitar hutan Kedisan,Kintamani yang namanya tidak mau disebut mengungkapkan, sampah yang selama ini mengotori hutan banyak berasal dari sampah rumah tangga dan sampah pasar. Dirinya mengaku sempat memergoki oknum warga yang dengan sengaja membuang sampah. Saat ditanya, oknum warga itu mengaku bingung harus kemana lagi membuang sampah lantaran tidak ada sarana penampungan sampah.
Karena itu, untuk menekan perilaku warga membuang sampah ke hutan, pihaknya sangat berharap pemerintah daerah di Bangli dapat menyediakan sarana penampungan sampah untuk warga. Seperti bak dan truk sampah. Selain itu pihaknya juga mengharapkan Pemkab Bangli dapat mengatur sanksi bagi pembuang sampah sembarangan. Ia mengatakan, meski saat ini sudah ada regulasi berupa peraturan daerah (Perda) tentang sampah, namun belum ada sanksinya,” ujarnya.
Jika nantinya pemerintah sudah bisa menyediakan sarana pembuangan sampah, maka dipastikan secara perlahan perilaku warga untuk buang sampah sembarangan akan berhenti. Dalam upaya menekan perilaku warga buang sampah ke hutan, sosialisasi ke masyarakat juga perlu terus digencarkan,” harapnya. Sementara itu Camat Kintamani I wayan Bona saat dikonfirmasi Senin (25/05/2020) tak menampik adanya beberapa titik di pinggiran hutan dijadikan tempat pembuangan sampah pencemaran sampah di kawasan hutan. Bahkan salah satu lokasinya ada di kawasan hutan lindung di Kintamani.
Untuk mengatasi hal itu pihaknya sejatinya telah melakukan berbagai upaya. Menyikapi masalah itu akan turun memberikan edukasi ke masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. “Kami nanti akan berkoordinasi dengan perbekal dan bendesa setempat untuk mengatasi masalah tersebut,” jelasnya. Pihaknya juga akan berkomunikasi dengan kehutanan. Disinggung terkait tempat pembuangan sampah, Wayan Boma mengatakan, di beberapa lokasi belum dilengkapi tong sampah. “Memang layanan pengangkutan sampah ada di Kintamani namun beberapa lokasi belum tersedia tong sampah. “Nanti kami akan segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup,” pungkasnya.*** Cahayamasnews.com/Agung Natha.









Facebook Comments