April 20, 2026
News

Tawarkan Konsep Kembali ke Alam dan Masa Lalu, Obyek Wisata Maha Gangga Villey Jadi Pilihan Obyek Berwisata Baru di Karangasem

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Di tengah sepinya wisatawan pasca wabah Pandemi Covid-19 menyerang dunia termasuk Bali, dan banyak pengusaha yang bergerak di sektor pariwisata memilih menutup usahanya untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Namun tidak demikian halnya yang dilakukan oleh seorang pengusaha ODTW (Objek Daya Tarik Wisata) Maha Gangga Villey, justru di tengah kondisi pariwisata yang sedang terpuruk manajement Maha Gangga Villey yang terletak di Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten  Karangasem nekat mewujudkan mimpinya dan kini pembangunannya telah mencapai 90 persen. Meski belum rampung 100 persen, namun sudah banyak pengunjung yang datang ke lokasi. Demikian disampaikan staf Humas Maha Gangga Villey I Gede Dipta ketika ditemui Senin (2/11/2020).

“Pembangunan dan penataan baru mencapai 90 persen, namun sudah banyak  pengunjung yang datang, tapi masih  dominan tamu domestik, terutama saat hari raya dan hari – hari libur bisa mencapai 100 hingga 200 pengunjung per-hari,” katanya seraya menjelaskan, bahwasannya Maha Gangga Valley ini dibangun tiada lain bertujuan untuk memajukan desanya. “Pemilik Maha Gangga Valley ini merupakan warga lokal (Desa Ababi) yang memiliki jiwa seni itu mengaku optimis akan berjalan baik meski kondisi pariwisata seperti saat ini. Kami memberlakukan Prokes dengan sangat ketat kepada semua pengunjung maupun pengelola untuk keselamatan dan kebaikan kita semua,” ujar I Made Dipta menambahkan.

I Made Dipta menuturkan objek wisata ini dibangun dengan konsep kembali ke alam dan masa lampau. Konsep bangunan yang dibangun di atas lahan 4 hektar ini memang benar-benar didesain ramah lingkungan. Dimana bahan-bahan yang digunakan tidak akan merusak alam. Obyek wisata ini dibangun bekerjasama dengan pihak desa dan juga pemilik sawah peribadi dengan sistem kontrak. Memang bangunan di sini kelihatan  unik, sebab pemiliknya sendiri yang mendesainnya.

Keunikan dari Maha Gangga Valley adalah konsepnya yang berdampingan dengan para petani. Dimana para petani masih bisa menggarap lahan dan bertani di dalam zona objek wisata yang sudah banyak dibangun spot foto di sekelilingnya. Bahkan pihak Maha Gangga Valley sangat mendukung pertanian ini. “Kami berdampingan dengan para petani, meski lahan ini kami kontrak, petani masih bisa menggarap sawah dan hasilnya 100% untuk mereka. Kami telah memberikan bantuan namun baru sebatas pupuk saja, bahkan kami sudah  siapkan traktok, dan petani tidak perlu lagi menyewa. Hal ini kami lakukan murni untuk membantu petani,” ungkapnya.

Lebih lanjut pria yang pernah duduk di kursi legislatif itu berharap, ke depan pembangunan objek wisata Maha Gangga Valley ini mampu mensejahterakan para petani khususnya dan masyarakat Desa Ababi pada umumnya. Pembangunan dan penataan masih tetap berjalan, yakni membangun restouran, membuat tempat sport foto. Fasilitas wisata yang baru tersedia yakni tracking, camping, dan juga sungai yang alami yang airnya berasal dari mata air Eha. Yang mana sungai ini sendiri akan menjadi icon dari Maha Gangga Valley. Di sini juga bakal dibangun beberapa kolam dengan desain alami, sehingga mampu menambah nilai lebih dari objek wisata Maha Gangga Valley ini. *** Cahayamasnews.com-01.

Facebook Comments

error: Content is protected !!