
Diduga Kelelahan Sering Keluar Malam, Ngasti Ditemukan Meninggal Dunia di Pinggir Jalan
BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Diduga kelelahan lantaran sering keluar pada malam hari, seorang kakek Ketut Ngasti (79) asal Banjar Lumbuan, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli ditemukan meninggal di pinggir jalan jurusan Bangli – Kayuambua tepatnya di depan rumah I Wayan Sudarma, Banjar Tiga, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Bangli, Selasa (17/11/2020) sekitar pukul 04.30 wita. Korban meninggal dunia diduga karena jatuh dengan posisi tengkurap.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, korban ditemukan tergeletak di pinggir jalan diduga terjatuh saat jalan kaki oleh Wayan Sumantra, (49) asal Banjar Lumbuan, Desa Sulahan, Kecamatan Susut saat itu sedang memotong babi di rumahnya Pak Kerta di Banjar Lumbuan. Datang Ni Nyoman Rata, (60) asal Banjar Penyebeh, Desa Pengotan, Kecamatan Bangli saat itu mau membeli daging babi memberitahukan bahwa ada orang tergeletak di pinggir jalan jurusan Bangli – Kayuambua.
Setelah dicek ternyata memang benar korban tergeletak dan sudah dalam keadaan meninggal dunia serta diketahui korban bernama Ketut Ngasti yang merupakan keluarganya sendiri. Atas kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Susut guna penangan lebih lanjut. Kasubaghumas Polres Bangli AKP Sulhadi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dimana pada hari Selasa tanggal 17 Nopember 2020 sekira pukul 05.30 Wita bertempat di pinggir jalan jurusan Bangli – Kayuambua tepatnya di depan rumah I Wayan Sudarma, Banjar Tiga, Desa Tiga, Kecamatan Susut telah ditemukan orang tergeletak di pinggir jalan diduga terjatuh saat jalan kaki.
Atas laporan dari masyarakat pihak Polsek Susut melakukan tindakan mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Hasil pemeriksaan luar awal oleh petugas puskesmas Susut II oleh Sang Ayu Made Suriani, Amd, Keb. Dimana terdapat luka memar pada dahi, pelipis kiri, hidung dan pada tulang pipi kanan, luka lecet pada punggung tangan kiri, memar pada pangkal lengan kanan, pada hidung mengeluarkan darah.
“Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkiraan korban meninggal kurang lebih 3 jam sebelum ditemukan,” jelasnya. Lebih lanjut disampaikan, keterangan dari keluarga bahwa korban sering keluar pada malam hari, diduga kelelahan (faktor usia/linglung). Kini jasad korban diserahkan pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan upacara pemakaman. *** Cahayamasnews.com-Tim-AgungNatha.









Facebook Comments