November 28, 2021
News

Gengsi Diejek tak Punya Uang, Siswa SMA Nekat Mencuri Uang Puluhan Juta Rupiah

BANGLI (CAHAYAMASNES.COM). Team Opsnal Polsek Kintamani, Rabu (6/1/2021) berhasil  mengungkap pelaku pencurian yang  terjadi  wilayah Desa Bayung Gede. Pelakunya adalah  Wayan S (16), asal  Desa Bayung Gede, Kintamani, yang masih berstatus pelajar disalah satu sekolah di Bangli. Sesuai pengakuan pelakukepada penyidik, aksinya telah dilakukan 10 Tkp dengan berhasil menggasak uang puluhan juta rupiah. Kapolsek Kintamani Kompol I Made Sutarjana didampingi Ksubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Kamis (7/1/2021) membenarkan adanya  pengungkapan kasus pencurian tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, sejatinya kasus  pencurian tersebut telah terjadi mulai Maret, Juli, dan terakhir 25 Desember 2020. Namun para korban baru melapor  Rabu  6 Januari 2021 kemarin. “Pasca menerima laporan tersebut, kami langusng membentuk team yang  dipimpin Panit I Reskrim Ipda Asmara Putra untuk melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya,” ucap  Kapolsek Kintamani Kompol I Made Sutarjana.

Lanjut dia, team opsnal  kemudian melakukan olah TKP serta memintai keterangan sejumlah saksi dan para korban. Berdasarkan olah TKP dan keterangan para saksi serta korban diperoleh informasi ciri-ciri pelaku. Berbekal informasi tersebut team opsnal mencari keberadaan pelaku yang sesuai dengan ciri-ciri tersebut dan team opsnal menemukan keberadaan pelaku di rumah rekannya yang berlokasi di Bayung Gede. “Pelaku dan BB kemudian diamankan ke Mako Polsek Kintamani guna proses lebih lanjut,” katanya.

Berdasarkan introgasi penyidik lanjut Kapolsek, pelaku mengakui perbuatan secara terus terang. Dimana pelaku mengaku beraksi di rumah Ni Wayan Armi,  25  Desember 2020 lalu dengan menggasak uang Rp. 5 juta, sebelumnya dia juga beraksi di rumah Nyoman Arsana dan mengambil uang Rp. 3.500.000,-  dan di rumah I Wayan Ciptayasa berhasil menggasak uang  Rp. 1.900.000. “Selain di rumah ketiga korban, pelaku juga mengakui beraksi di TKP lainnya, hinggal totalnya mencapai 10 lokasi,” jelasnya.

Disinggung motif pelaku saat beraksi, yakni dengan mencongkel jendela depan rumah. Sebelum beraksi, pelaku yang masih dibawah umur ini mengintai kondisi rumah, saat rumah kosong ditinggal pemiliknya, yang bersangkutan langsung beraksi. “Sesuai pengakuan pelaku, aksi pencurian dilakukan lantaran jengkel sering diejek tidak punya uang oleh-temannya. Dimana, hasil kejahatan tersebut digunakan untuk berfoya-foya dengan mentraktir teman-temannya,” pungkasnya. *** Cahayamasnews.com-Agung Natha.

Facebook Comments