
Sambut Galungan, Stok Babi di Bangli Diyakini Aman
BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Menjelang Hari Raya Galungan yang tinggal menghitung hari, peternak babi mulai menyiapkan stok babi untuk dijual saat Galungan maupun Kuningan. Seperti yang dilakukan peternak babi di Bangli I Ketut Mupu saat dikonfirmasi, Rabu (07/04/2021). Menurutnya, pemesanan babi menjelang Hari Raya Galungan biasanya mengalami peningkatan. Hanya saja, sampai saat ini peningkatan pemesanan babi Galungan belum terlihat, tidak seperti saat hari raya lalu.
“Kalau penjualan sehari-hari pelanggan tetap normal. Namun kalau untuk Galungan belum terlihat meningkat walaupun masih sembilan hari lagi biasanya sudah mulai memesan. Kemungkinan 3 hari menjelang penampahan baru biasanya pemesanan berdatangan,” ungkapnya
Dikatakan pula, untuk hari raya Galungan pihaknya telah menyiapkan stok babi untuk dijual. “Saya rasa stok yang disediakan masih mencukupi untuk Galungan,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan harga daging babi per kilonya kini Rp 45 sampai 46 ribu perkilo karena kualitas daging jauh berbeda dengan peternak biasa yang bisa menjual Rp. 44 ribu, pihaknya tidak mengelak naiknya harga daging babi akibat populasi menurun, pasalnya banyak peternak sebelumnya merugi sehingga banyak yang gulung tikar alias bangkrut.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli yakin stok babi di Bangli aman untuk hari raya Galungan istimasi babi yang disembelih saat penampahan Galungan mencapai 1250 ekor di seluruh Bangli, sementara jumlah babi di Kabupaten Bangli sebanyak 3248 ekor.
Lebih lanjut Sarma mengatakan, sejauh ini ketersediaan babi tergolong aman dari hasil pendataan ketersediaan babi untuk hari raya Galungan dan Kuningan tergolong aman. Jumlah tersebut merata di masing-masing kecamatan sementara estimasi pemotongan babi 1249 ekor “Jumlah pasti babi yang akan dipotong belum dapat dipastikan karena tergantung permintaan, kami pakai estimasi saja karena datanya terus bergerak,” ujarnya.
Dari sekitar 16 titik lokasi pemotongan dalam kapasitas besar harga babi hidup kisaran Rp. 43.000 sampai Rp. 44.000 per kg, sedangkan daging babi di pasaran kisaran Rp. 93.000 per kilogram, dan tidak menutup kemungkinan harga daging babi merangkak naik seiring bertambahnya permintaan. “Jika permintaan tinggi sudah pasti harga bisa naik. Tidak ada batas harga atau net harga daging,” jelasnya.
Ditambahkan pula minimnya ketersediaan babi sebelumnya banyak babi mati imbasnya terjadi kekosongan kandang, namun belakangan ini kegiatan peternakan babi mulai meningkat, “Kami pantau banyak peternak yang sudah memulai memelihara babi yang sebelumnya berhenti sementara akibat diserang penyakit,” pungkasnya. *** Cahayamasnews.com/Tim-NT.









Facebook Comments