News

Mediasi Permohonan Hibah Aset Tanah Pemancar TVRI, Komisi I DPRD Karangasem Gelar Rapat Kerja

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Agenda rapat kerja Komisi I DPRD Kabupaten Karangasem, dipimpin oleh Ketua Komisi I Nengah Suparta bersama Wakil Komisi I Gusti Agung Dwi Putra dan anggota komisi I , bertempat di ruang rapat DPRD Karangasem Kamis (10/7/2021).

Rapat kerja dengan menghadirkan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karangasem, bagian Hukum Setda Karangasem. Agenda rapat kerja hari ini terkait permohonan hibah aset tanah pemancar TVRI di Banjar Gulinten, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, yang dimohon oleh pihak TVRI Bali sekaligus hadir dalam rapat kerja ini.

Sementara Ketua Komisi I, I Nengah Suparta usai memimpin rapat kerja mengatakan, setelah melakukan  pembahasan dan meminta masukan dari anggota komisi yang hadir, serta keterangan yang disampikan oleh eksekutif, baik dari BPKAD, BPN dan bagian hukum Setda Karangasem.

“Untuk sementara atas permohonan TVRI  Bali terkait dengan hibah yang disampaikan kepada kami selaku komisi I sebagai leading sector-nya dan sudah kami jelaskan ke pihak TVRI Bali, jadi karena masih ada sedikit kendala dan masyarakat yang ada di daerah Gulinten dan Sege  juga, bahwa mereka mempertanyakan kronologis atas terbitnya sertifikat hak pakai kepada TVRI dulu, pada tahun 1994, karena mereka belum  paham dan perlu diberikan penjelasan dan suratnya ada masuk, yang ditembuskan ke kami komisi I,” ujarnya.

Hal itu  perlu dijawab oleh Badan Pertanahan maupun eksekutif yang membidangi dan kebetulan tadi ikut hadir dalam rapat. Atas kajian pada rapat tadi, maka pihaknya menyimpulkan bahwasannya komisi 1 menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kabupaten Karangasem  untuk memanggil kembali prajuru dan masyarakatnya untuk menyampaikan arahannya dan jawaban dari pertanahan. “Kalau sinkronisasi itu ada maka kami dari komisi I akan memberikan jawaban yang pasti kepada TVRI Bali atas permohonannya,” jelas Ketua Komisi I I Wayan Suparta.

Di tempat yang sama Kepala TVRI  Bali, I Ketut Leneng menyampaikan, setelah dilakukan pemaparan oleh BPKAD, untuk sementara belum bisa direkomendasikan atas permohonan hibah tanah tersebut, karena masih  ada kendala dari masyarakat dan itu perlu ditindakanlanjuti.

“Kami sangat berharap, TVRI bisa tetap melaksanakan kegiatan siaran di Kabupaten Karangasem, dimana tugas TVRI adalah sebagai penyebar informasi, publikasi dan juga edukasi kepada masyarakat yang harus terus berlanjut. “Terkait lahan yang di Gunung Sege, kami berharap kepada pihak Pemerintah Karangasem, walapun masih berproses mudah-mudahan  menjadi pertimbangan untuk bisa TVRI menggunakannya,” katanya. *** Cahayamasnews.com/Tim-01

Facebook Comments