
Picu Kebakaran, Bangunan Sayap Sebelah Utara Pasar Kidul Bangli Rencana Akan Dibongkar
BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Pasca musibah kebakaran yang terjadi di Pasar Kidul, Jumat (12/11/2021) lalu langsung disikapi Pemerintah Kabupaten Bangli. Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar serta Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bangli meminpin rapat penanganan Pasca Kebakaran Pasar Kidul Bangli yang dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan I Wayan Gunawan, Kepala Dinas PU Perkim Bangli I Wayan Suastika, Kepala BKPAD, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Bangli, Kepala Inspektorat, Ketua PHDI Kabupaten Bangli, Kepala Bagian Pembangunan Setda Bangli serta Kepala Pasar Kidul Bangli yang bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bangli Sabtu (13/11/2021). Setelah menerima berbagai masukan sebagai solusi jangka pendek bangunan sayap sebelah utara rencana akan dibongkar.
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat dikonfirmasi Minggu (14/11/2021) membenarkan telah melakukan pertemuan dengan OPD terkait, PHDI dan tim percepatan serta Kepala Pasar Kidul Bangli untuk membahas langkah ke depan pasca musibah kebakaran di Pasar Kidul kerap terjadi. Untuk itu perlu diambil langkah antisipasi, agar hal tersebut agar tidak terulang kembali ke depannya. Ini terjadi kebakaran yang keempat kalinya semenjak direnovasi Pasar Kidul zaman pemerintahan alm Ida Bagus Agung Ladip. “Rencana pembongkaran dilakukan untuk memperlancar sirkulasi dan akses serta keamanan pasar serta kenyamanan pengunjung,” jelasnya.
Lanjut Sedana Arta menyampaikan, karena bagunan tersebut merupakan asset pemerintah, maka butuh waktu dan proses untuk pembongkaran. Dimana mengajukan permohonan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Singaraja. Setelah itu baru dilanjutkan proses tender untuk bongkaran. “Sesuai prosudur, saya sudah perintahkan Kadisperindag agar segera urus semua dokumen persyaratannya, sehingga pembongkaran bisa cepat terlaksana,” tegasnya.
Sementara Kepala Pasar Kidul Bangli Dewa Agung Adi Oka saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, pasca kebakaran kondisi pasar Kidul sudah kembali normal. Dimana, pedagang telah mulai berjualan seperti biasanya. “Pasca kebakaran pedagang telah kembali berjualan,” ujarnya.
Kapasitas di selasar utara yang merupakan lokasi terbakar mampu menampung sebanyak 90 pedagang dari total daya tampung Pasar Kidul Bangli sebanyak 887 pedagang. “Pedagang terdampak sebanyak 24 pedagang sementara kami pindahkan ke tempat bagian selatan karena masih ada kosong. Supaya masih bisa beraktivitas,” ucapnya.
Saat disinggung rencana pembongkaran selasar bagian utara lantai II pasar Kidul, pihak belum mengetahui seperti apa tindak lanjutnya. Yang jelas, dalam rapat memang diputuskan untuk melakukan pembongkaran. Salah satu latar belakang pembongkaran selasar bagian utara, karena kerap menjadi sumber titik api, ada kemungkina ada unsur niskala-nya.
“Sesuai hasil rapat yang saya dengar dan ikuti, bahwa kronologis kebakaran sebelumnya juga sumbernya dari blok utara. Mengingat sebelumnya di bagian utara, akses jalan kan agak lebar dan sekarang menjadi sempit,” bebernya.
Sedangan Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan saat dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini pihaknya belum bisa menyimpulan penyebab kebakaran di Pasar Kidul Bangli. Dikatakan, hingga saat ini tim masih melakukan pendalaman dari hasil olah TKP. “Penyebab kebakarannya belum bisa kami simpulkan,” pungkasnya. *** Cahayamasnews.com-Tim=NT.









Facebook Comments