November 5, 2026
News

Bupati Sedana Arta akan Perjuangkan Kapten TNI A A Gede Anom Mudita Diakui Sebagai Pahlawan Nasional

BANGLI (CAHAYAMASNEWS.COM). Sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa pahlawan dizaman penjajahan, Pemerintah Kabupaten Bangli, Minggu (20/11/2022) menggelar upacara peringatan gugurnya pahlawan Kapten TNI Anak Agung Gede Anom Mudita, yang ke-75 tahun 2022 yang dilaksanakan di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran, Kabupaten Bangli.

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bertindak selaku inpektur upacara dalam apel peringatan juga diikuti oleh Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Forkompinda Kabupaten Bangli, TNI/Polri, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli dan para Siswa. Bupati Bangli menyampaikan peringatan gugurnya Kapten TNI AA Gede Anom Mudita dapat dijadikan cerminan atau refleksi tentang pengorbanan, keteladanan, dan keteguhan untuk menggapai harapan dan berkarya dalam rangka mewujudkan masyarakat adil dan sejahtera, sebagai cita-cita perjuangan Bangsa yang termuat dalam sila kelima Pancasila ‘Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dan juga sebagai momentum dalam rangka menumbuh kembangkan nilai-nilai persatuan, kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial.

“Peringatan gugurnya Kapten TNI AA Gede Anom Mudita selalu menjadi penting, karena dapat digunakan sebagai barometer tentang seberapa kuat kenyakinan kita terhadap nilai-nilai kejuangan dari suatu proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu juga sebagai salah satu bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang untuk mewujudkan kemerdekaan,” ucapnya.

Bupati juga berharap momentum ini juga bisa membawa kita dan seluruh masyarakat Bangli untuk lebih meyakini lagi bahwa tidak mudah untuk menggapai sesuatu yang penting maka perlu usaha, kerja keras dan perlu team work dalam rangka bahu membahu untuk memikul beban yang berat untuk pembangunan seperti sekarang ini. Pihaknya juga menyampaikan terkait untuk menjadikan Pahlawan TNI AA Gede Anom Mudia menjadi Pahlawan Nasional sudah dilaksanakan 3 tahun yang lalu.

“Cuma gara-gara Covid-19 2 tahun kemarin, memang tidak ada kegiatan yang memang diarahkan dalam rangka proses bagaimana Pahlawan kita bisa di akui sebagai Pahlawan Nasional. Tentu ada beberapa tahapan yang sebagian besarnya sudah dilalui, mudah-mudahan nanti lewat Dinas Sosial Kabupaten Bangli di tahun 2023 nanti untuk melakukan persyaratan kelengkapan-kelengkapan dokumen, terutama yang berkaitan dengan kajian akdemisi yang perlu kita lakukan segera dengan beberapa universitas,” ujarnya.

Sedangkan untuk bedah buku sudah dilakukan dan untuk selanjutnya mudah-mudah di tahun 2023 nanti dengan Dinas Sosial akan fokus bagaimana di Kabupaten Bangli TNI AA Gede Anom Mudita bisa diakui sebagai Pahlawan Nasional.

“Tentu ini akan mengangkat citra daerah kita bahwa di sini juga ada pusat pejuang kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya. *** Cahayamasnews.com/Hms=Tim.

Facebook Comments

error: Content is protected !!