April 20, 2026
News

Krisis Pengawas Sekolah, Wabup Janjikan Lakukan Kajian

BANGLI (CAHAYAMASNEWS). “Pengawas sekolah berperan penting dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. Oleh sebab itu, Dinas Pendidikan harus melakukan kajian dan bila perlu studi banding ke Kabupaten/ Kota yang telah mengangkat pengawas sekolah,” ungkap Diar ketika menerima rombongan Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga yang dipimpin Oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bangli Komang Pariartha, SH., MM., saat melakukan tatap muka di ruang Pertemuan Kantor Wakil Bupati Bangli, Kamis ( 19/1/2023)

Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar mengakui jika hingga saat ini Bangli masih sangat kekurangan pengawas sekolah. Rasio antara  jumlah sekolah yang dibina dengan pengawas sekolah sangat timpang. Pada hal, pengawas sekolah menjadi salah satu komponen yang menjadi penentu peningkatan kualitas pendidikan di Bangli. Untuk itu, pihaknya memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Bangli untuk mencari rujukan tentang rekrutmen Pengawas Sekolah.

Lebih lanjut Diar mengatakan, Pemkab Bangli sesungguhnya sidah sejak lama merencanakan untuk melakukan rekrutmen Pengawas Sekolah. Namun hal itu tak kunjung bisa direalisasikan mengingat ada ketentuan yang mengatur bahwa Daerah tidak diperbolehkan untuk melaksanakan Diklat Calon Pengawas Sekolah yang menjadi salah satu persyaratan rekrutmen seorang guru untuk dapat diangkat sebagai pengawas sekolah.

“Jika saja tidak ada peraturan seperti itu, tentu kita bisa merekrut pengawas sekolah,” tegasnya.

Ketentuan yang menyebutkan rekrutmen pengawas sekolah diambilkan dari guru penggerak , ungkap Diar belum sepenuhnya bisa dilaksanakan di Bangli. Selain jumlah guru penggerak yang sedikit, sebagian dari mereka sudah diangkat menjadi kepala Sekolah.

“Kita juga ingin guru penggerak itu menggerakan sekolah dulu,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Diar juga mengajak seluruh pengawas sekolah di Bangli untuk meningkatkan kolaborasi, menentukan target kerja dan selanjutnya melakukan evaluasi terhadap kinerjanya. Mengingat peran pengawas sekolah yang sangat penting, maka pihaknya berharap meskipun rasio jumlah pengawas dengan sekolah binaan timpang, pengawas sekolah tetap bekerja dengan maksimal.

“Kita tak ingin ada ketimpangan yang berlebihan antara sekolah yang satu dengan sekolah yang lain,” tegasnya seraya menambahkan pengawas sekolah harus menjadi komponen yang mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Bangli sehingga dengan demikian Bangli akan mampu melompat lebih tinggi menuju Bangli Era Baru.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Bangli Komang Pariartha, SH, MM menyebutkan, hingga saat ini jumlah pengawas di Bangli sebanyak 11 orang. Mereka terdiri atas 7 pengawas sekolah jenjang SD, serta 4 pengawas sekolah jenjang SMP.

“Untuk SD rata-rata pengawas sekolah membinan 23 sekolah, belum termasuk mereka ditugaskan membina TK/ Paud. Sedangkan jenjang SMP membina 7 sekolah,” tegasnya.

Pariartha mengakui pihaknya telah mencoba untuk mencari rujukan terkait pengangkatan pengawas sekolah seperti melakukan kordinasi dan komunikasi dengan pemerintah Kabupaten/ Kota lain yang telah berani mengambil kebijakan pengangkatan Pengawas sekolag.

“Kita mencoba untuk berkomunikasi dengan kabupaten/kota lain, khususnya yang telah mengambil kebijakan pengangkatan pengawas sekolah. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita laksanakan,” tegasnya. *** Cahayamasnews.com/Tim-NT.

 

Facebook Comments

error: Content is protected !!