News

Sempat Vakum Karena Covid-19, Lovina Festival Kembali Dihelat Juli 2023

SINGARAJA (CAHAYAMASNEWS.COM). Setelah vakum karena pandemi Virus Corona (Covid-19), Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng memastikan tahun ini kembali menghelat gelaran Lovina Festival (Lovest-red). Dari perencanaan, event yang sudah masuk kalender tahunan itu digeber pada musim hig season atau sekitar Juli 2023 mendatang. Kabar gembira ini tentu memberi “angin segar” bagi penggiat pariwisata dan penekun Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Buleleng. Ini karena dengan gelaran ini dipastikan akan menarik minat wisatawan berkunjung ke Gumi Den Bukit.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Buleleng, Gede Dody Sukma Oktavia Askara, Rabu (26/4/2023) mengatakan, untuk mempersiapkan pagelaran lovest, pihakanya telah berkoordinasi dengan para stakeholder terkait. Event ini akan dipusatkan di kawasan wisata Pantai Lovina di Kecamatan Buleleng.

Sementara, estimasi penyelenggaraannya telah dikaji dengan baik. Dipastikan, lovest akan digulirkan bersamaan dengan musim high season atau sekitar Juli 2023 mendatang. Saat high season diharapkan dapat menarik kunjungan wisatawan mancanegara berlibur ke Bali Utara. “Bersamaan dengan lovest wisatawan yang akan berlibur pada bulan high season. Selama 3 hari dan disuguhi pemantasan seni dan budaya serta menikmati resep kuliner khas Buleleng,” katanya.

Mantan Camat Buleleng ini menambahkan, rencananya lovest akan lebih mengedepankan bagaimana kemajuan pada sektor seni dan budaya. Tak ketinggalan, pada sektor ekonomi kreatif bisa tumbuh dan berkembang. Beberapa ide dan gagasan baru yang akan diadopsi pada penyelenggaraan lovest tahun ini. Tak heran, kalau event ini dijadikan momentum untuk membangkitkan geliat pariwisata Lovina. Melalui kegiatan Lovina Festival, pihaknya akan menunjukkan bahwa Lovina sebagai kawasan wisata juga memiliki banyak talenta-talenta seni dan budaya yang mendarah daging.

“Ini sebagai ajang seni dan budaya yang akan kita tunjukkan kepada para tamu wisatawan yang akan kita jadikan agenda tetap setiap tahun. Sehingga nantinya pada high season berikutnya mereka dapat kembali lagi bahkan mengajak keluarga dan kerabatnya berlibur ke daerah kita,” jelasnya. *** CMN=TIM-01.

 

Facebook Comments