November 4, 2026
News

Keberatan Direlokasi, Pedagang Ikan Pasar Anyar Datangi DPRD Buleleng

SINGARAJA (CAHAYAMASNEWS.COM). Sejumlah pedagang di Pasar Anyar Singaraja mendatangi gedung DPRD Buleleng Rabu (10/5/2023). Mereka mengadukan kebijakan direkai Perusahaan Milik Daerah (Perumda) Arga Nayottama Buleleng yang memindahkan pedagang ini ke kios lantai dua pasar setempat. Sementara pedagang sendiri keberatan dipindahkan dengan alasan berjualan di kios lantai dua akan menambah biaya angkut barang dagangan ke lantai dua.

Perwakilan pedagang ikan ini datang ke gedung dewan dengan mengendarai kendaraan pribadi. Semula mereka akan menemui Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, namun karena pimpinan dewan sedang tugas ke luar, sehingga perwakilan pedagang diterima Ketua Komisi III Ni Luh Marleni.

Saat dialog dengan Komisi III, perwakilan pedagang Komang Sudarma mengatakan, ada sekitar 45 orang pedagqng ikan selama ini berjualan di aeral los lantai satu. Puluhan pedagang ini sebagian besar telah berumur. Lantaran karena usia yang sudah tua, mereka tak mampu mengangkut barang dagangan dan perlengkapan berdagang ke kios lantai dua. Kalau dipaksakan, mereka harus mencari buruh untuk mengangkut barang dagangan dan perlengkapan setiap hari, sehingga dipastikan membutuhkan biaya lebih.

“Kasian pedagang ikan yang sudah berusia tua harus mengangkut barang dagangan hingga berat sekitar 60 kilogram dan kalau dicarikan tenaga akan menambah biaya,” katanya.

Menurut Komang Sudarama, karena menyulitkan, dia dan pedagang ikan yang lain keberatan direlokaai ke kios lantai dua. Untuk memuluskan hal itu, pihaknya mendesak agar DPRD Buleleng memfasilitasi, sehingga pedagang tetap diizinkan berjualan di tempat saat ini.

“Tadi belum ada keputusan dan kami akan diundang kembali, saat ini kami tetap berjualan di kios di bawah,” jelasnya.

Menanggapi aspirasi itu, Ketua Komisi III Ni Luh Marleni mengatakan, untuk mendapatkan informasi dan kondisi di lapangan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan meninjau ke pasar. “Setelah itu, kami akan berkoordinasi dengan Perumda dan instanasi terkait, sehingga solusi terbaik bisa diambil dalam mengatasi persoalan ini,” katanya.

Sementara itu, Direktur Keuangan (Dirkeu) Perumda Pasar Arga Nayottama I Putu Suardhana, mengatakan penataan pasar ini telah sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan jajaran direksi Perumda. Kebijakan ini dijalankan berdasarkan ketentuan yang ada.

Berdasarkan data, ada sebanyak 160 pedagang yang berjualan menyebar di lantai satu. Selain itu, ada sebanyak 103 pedagang lain juga berjualan di tempat yang sama. Mereka itu tidak memiliki kios untuk berdagang. Mengatasi persoalan ini, pihakanya melakukan penataan sesuai zonasi yang telah ditetapkan.

Terkait keberatan pedagang yang akan direlokasi, pihaknya berjanji menyiapkan formula untuk mengatasi keluhan pedagang tersebut dengan sebaik mungkin. Perumda juga mengupayakan penyediaan saluran pembuangan limbah yang memadai di lantai dua.

Di samping itu, pihaknya berjanji menyediakan lahan yang cukup untuk menampung seluruh pedagang yang akan direlokasi ke lantai dua.

“Seluruh pedagang ikan, daging ayam, telur, dan pedagang sayur dapat terakomodasi di lantai dua, sehinga kawasan pasar semakin rapi,” tegasnya. *** CMN=TIM-01.

Facebook Comments

error: Content is protected !!