November 4, 2026
News

Komisi 2 DPRD Karangasem Apresiasi Penanaman Mangrove di Labuan Manggis

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Anggotan Komisi 2 DPRD Kabupaten Karangasem mengapresiasi terhadap penanaman pohon mangrove yang dilaksanakan sore hari 15 Mei 2023 lalu. Penanaman mangrove yang di laksanakan oleh jajaran TNI dari Kodim 1623 Karangasem bersama anggota Polri dari Polres Karangasem serta jajaran lainnya, bertempat di Muara Banjar Dinas Labuan, Desa Antiga, Kecamatan Manggis (Belakang Depo IT Manggis, Banjar Dinas Labuan, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Penanaman pohon mangrove tersebut adalah kegiatan, ” Penanaman Pohon Mangrove Nasional secara serentak jajaran TNI di seluruh Indonesia dipimpin oleh Presiden RI Bpk Ir. H. Joko Widodo”, penanaman mangrove di labuan desa Antiga Kec. Manggis, dimpimpin langsung oleh Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf Sutikno, S.M., diikuti kurang lebih 85 orang. Penanaman pohon mangrove sebanyak 500 pohon dgn luas areal tanah 20 are,

Jadi penanaman pohon mangrove berpungsi untuk melindungi garis pantai dari abrasi atau pengikisan dan tumbuhan mangrove ini merupakan salah satu jenis tumbuhan yang memiliki akar kokoh yang dapat meredam gelombang besar termasuk tsunami. Sementara anggota Komisi 2 DPRD Karangasem juga merupakan urusan pemerintah bidang lingkungan hidup dan kehutanan, I Nyoman Sumadi Selasa, (16/5/2023) mengatakan sangat mengapresiasi langkah penanaman mangrove tersebut.

Penanaman mangrove sangat penting bagi kelangsungan hidup terutama bagi masyarakat yang berdiam di daerah pesisir seperti Labuan Amuk, Desa Antiga, Kecamatan Manggis. Dilihat dari fungsinya hutan mangrove mempunya dua fungsi yaitu fungsi ekologis dan fungsi ekonomis, dan  fungsi ekologis yaitu hutan mangrove berfungsi tempat hidup dan berkembangnya binatang laut baik yg bersifat aquatik maupun non aquatik.  Sumadi menambahakan dari sisi fungsi ekonomi, mangrove bisa untuk bahan pembuatan kertas, dan lain – lain.

“Jadi menurut pandangan saya sebagai anggota komisi II , setuju dengan penanaman mangrove nasional. Yang saya tak setuju adalah adanya pengerukan gunung-gunung tanpa ijin, tentu itu sangat bertentangan dengan visi misi daerah yang dibuat sendiri oleh pemerintah, itu jelas – jelas merusak alam, jadi Wana kertih nya dimana,” ujarnya.

Dengan adanya penanaman pohon mangrove itu sangat diharapkan edukasi dari pihak pemerintah penting terus dilakukan, agar dapat dipahami pentingnya tanaman mangrove di daerah pesisir. “Dengan mereka memahami hal itu akan muncul rasa mencintai lingkungannya, seperti harapan kita semua me jaga lingkungan alam supaya tetap terjaga,” harapan I Nyoman Sumadi politisi Partai Golkar asal Desa Pesedahan, Manggis itu. *** Cahayamasnews.com/Tim-01.

Facebook Comments

error: Content is protected !!