News

Antisipasi Longsor Susulan, Puluhan KK Warga Ngis Diungsikan

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). “Mengingat cuaca tidak mendukung (cuaca extrem) dan mengantisipasinya jadi warga yang kami ungsikan yang bermukim di lokasi longsor seperti Ngis Kaler dan Kelod, Kecamatan Abang, sebab mereka tinggal di daerah rawan longsor. INi kami lakukan antisipasi longsor susulan,” ujar Kepala Badan (Kaban) BPBD Karangasem Ida Bagus Keyut Arimbawa, saat dihubungi Rabu, (12/7/2023).

Antisipasi  cuaca extrem, dan bencana alam serta ada korban yang tidak kita inginkan. Jadi pihak pemerintah kabupaten Karangasem melalui  Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ), mengambil langkah mengungsikan warga terutama yang  tinggal di daerah-daerah rawan terjadi bencana longsor.

Ada 19 kepala keluarga (KK) 56 jiwa, mereka mulai diungsikan sejak terjadi longsor pada tanggal 7 Juli 2023 sampai sekarang. Mereka mau mengungai setelah kami lakukan pendekatan akahirnya mau mengungsi. Penempatan pengungsi renananya di balai masyarakat, dan mereka  lebih memilih di rumah sanak keluarga, sebab di sana fasilitasnya lengkap, nyaman dan aman jadi kami ungsikan karena saat ini masih cuaca extrem, ungkap Arimbawa.

“Jika cuaca jerah kami berikan pengungsi untuk memberikan pakan ternaknya, sebab ternak mereka tidak ikut diungsikan. Kami juga berkoordinasi dengan perbekel dan kawil setempat untuk selalu memonitor jika terjadi hujan, supaya tidak melakukan aktifitas apapun,” jelasnya.

Dia menambahkan selain kami ungsikan di Kecamatan Abang, ada juga di Kecamatan Sidemen ada 8 KK 26 jiwa mereka tinggal di bantaran Sungai Unda. Mereka kami ungsikan mengingat rumah mereka berada di bantaran sungai, sudah tergerus pada dasar rumahnya. Mereka diungsikan takut banjir bandang susulan terjadi, mengingat saat banjir bandang airnya sangat deras.

Kaban BPBD menambahakan mengenai bantuan, sesuai arahan bapak bupati dan langsung turun kelokasi untuk memberikan bantuan seperti kompor, selimut, matras dan lain-lain. Bantuan juga datang dari para pengusaha, dari perbankkan berupa bantuan sembako, untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari untuk pengungsi di rumah sanak keluarga.

Lebih lanjut Arimbawa menyampaikan, pihaknya melakukan rapat bersama camat melalui Sekcam dan Pol PP di kecamatan, untuk terus berkoordinasi, jika para pengungsi memerlukan sembako, untuk berkordinasi dengan BPBD. Kemudian selama cuaca extrem ini berlangsung diperkirakan terjadi pada tanggal 13 dan 14 juli 2023, jadi telah melakukan koorniasi dengan para camat untuk terus memonitor,” ungkapnya. *** Cahayamasnews.com-Tim-01.

Facebook Comments