News

Penglipuran Village Festival XI Digelar 4 – 7 Juli

BANGLI (CAHAYAMASNEWS.COM). Dongkrak   kunjungan wisatawan, Desa Wisata Tradisional Penglipuran kembali menggelar Penglipuran Vallige Festival XI Tahun 2024 biasanya diselenggarakan awal bulan Desember kini dimajukan menjadi bulan awal bulan Juli tepatnya akan berlangsung dari tanggal 4 sampai 7 Juli 2024. Manager Desa Wisata Penglipuran I Wayan Sumiarta saat dikonfirmasi Minggu (9/6/2024) mengatakan Penglipuran Vallige Festival (PVF) XI tahun 2024 masih mengambil konsep lingkungan.

Pihaknya mengakui durasi pelaksanaan dipersingkat namun tidak mengurangi makna dari festival itu sendiri.

“Pada intinya kami ingin memberikan lebih banyak edukasi kepada warga melalui hiburan yang nantinya dipentaskan,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan goal yang ingin dicapai pada PVF ini adalah ingin menumbuhkan rasa memiliki dan tetap melestarikan dan memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga tradisi budaya serta lingkungan di Desa Adat Penglipuran.

“Selain itu akan ada, hiburan musik dan lainnya. Hari berikutnya akan ada beberapa kegiatan salah satunya magibung Kerama Desa. Hari terakhir atau penutupan akan diisi dengan hiburan,” katanya.

Sementara itu terkait dampak pada tingkat kunjungan, Wayan Sumiarta menjelaskan, jika dilihat dari tingkat kunjungan sudah pasti akan ada peningkatan terbukti dengan PVF tahun lalu tingkat kunjungan di tahun ini sangat signifikan yang ditetapkan sudah hampir 90% tercapai di tahun ini. Apalagi masih suasana hari libur bagipara siswa.

“Namun demikian kami mengharapkan suport dari pemerintah suport terkait dengan event-event yang kami adakan untuk mendongkrak kunjungan ke Daerah Tujuan Wisata,” harapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara Penglipuran Vallige Festival (PVF) XI Tahun 2024 Putu Paldi saat dikonfirmasi terkait dimajukannya pelaksanaan Penglipuran Vallige Festival ini menyampaikan ada dua alasan yakni pertama factor cuaca Dimana pada bulan Desember biasanya sering turun hujan, sehingga menghambat pelaksaan Festival kemudian kedua masalah sponsorsiip agak susah menggat dengan alasan pihak sponsor karena sudah tutup buku bulan Desember.

Lebih lanjut disampaikan untuk lomba yang akan dilaksanakan yakni Tari Rangda, lomba mekendang Tunggal, Baleganjur yang seluruhnya pesertanya kami undang seluruh Bali, Lomba Barista perserta dari umum dan lokal, setiap hari ada atraksi budaya berupa pementasan barong macan dengan lakon Tantri.

‘Tema yang kami ambil yakni, “Pertiwi Endless Devotion To The Mother Earth As A Spirit Of Generative Tourism’,” katanya.

Lanjut disampaikan harapan kedepan dengan dilaksanakan PVF ini kedepannya makin tambah terkenal dan berkembang lebih maju lagi serta lebih bersemangat warga Penglipuran merawat Desa Wisata ini. *** CMN=NT.

Facebook Comments