November 4, 2026
News

Bupati Sang Nyoman Sedana Arta Serukan Seluruh ASN Lakukan Efisiensi

BANGLI (CAHAYAMASNEWS.COM). Pasca menyapaikan pidato perada dalam rapat paripurna dewan, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bersama Wabup I Wayan Diar langsung melakukan tatap muka dengan tokoh masyarakat seperi kelian adat, perbekel, ASN dan jajaran Forkompinda. Tatap muka yang diawali dengan persembahyangan bersama di Padmasana Kantor Bupati Bangli, selanjutnya dilakukan makan bersama. Menariknya, acara makan bersama ini   semua hidangan dibawa oleh ASN di masing-masing ASN, sebagai wujud langkah efisiensi.

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta kepada awak media, Selasa (4/2/2025) mengatakan, prmbangunan Bangli harus selaras dengan visi dan misi Preside yakni Asta Cita dan visi dan misi Pembangunan Bali tertuang dalam Perda 100 tahun Haluan Bali Era Baru serta visi dan misi yang menjadi prioritas pembangunan Bangli.

“Sebelumnya kita telah banyak melakukan pembangunan, dan tentu bila ada yang belum selesai akan kita lanjutkan sesuai kebutuhan masyarakat Bangli,” katanya.

Sebut Sedana Arta, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga akan selalu didukung, selain isu nasional lainnya seperti pencegahan stunting, kemiskinan ekstrim dan pengadaan air bersih di Kabupaten Bangli.

“Perbaikan infrastruktur tentu harus terus kita perjuangkan lintas kabupaten, khususnya dengan Bapak Gubenrur Bali,” katanya.

Sementara saat disinggung efisiensi yang dicanangkan pemerintah pusat, jelas pria asal Desa Sulahan ini, semangat ini patut diapresiasi, langkah-langkah yang diambil pak presiden adalah sebuah langkah inovasi, jadi wajib dilaksanakan.

“Dengan efisinsi ini tentunya kita tidak melemah semangatnya, namun justru dengan efisiensi capaian Pembangunan tetap bisa kita adakan,” tandasnya.

Kata dia, efisiensi perjalan dinas (Perdin), Alat Tulis Kantor (ATK) serta efisiensi serimonial harus mulai digelorakan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahan-bahan retreat sempat saya baca, bahwa gaji dan TPP adalah komponen untuk meningkatkan kesejahteraan ASN di seluruh Indonesia.

Dia lanjut menambahkan, sejatinya di Kabupaten Bangli telah lebih awal melakukan langkah efisiensi tersebut.  Kawan-kawan bisa bongkar APBD Bangli. ‘Semenjak saya dilantik tahun 2018 efisiensi telah kita lakukan.  Hal ini langkah wajib yang kita lakukan, namun hal ini jangan mengendurkan semangat melainkan menjadi penambah semangat dan jengah membangun Bangli,” katanya.

Sementara Pj. Sekda Bangli I Made Aripulasari mengatakan langkah efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat menyebabkan menurunya dana trasferan dari pusat seperi Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU) dan anggaran Dana Bagi Hasil dari Pemrov Bali. Dijelaskan, pengurangan anggaran untuk Kabupaten Bangli dari pusat mencapai Rp. 330 miliar sementara dana bagi hasil dari pemprov Bali mencapai Rp. 30 miiar.

“Jadi untuk menutupi anggaran tersebut, kita harus mengoptimalkan potensi PAD, salah satunya adalah pariwisata,” jelasnya. *** CMN=Tim-NT.

Facebook Comments

error: Content is protected !!