November 4, 2026
News

Wagub Bali Tegaskan Pemprov Bali Siap Bersinergi dan Dukung Penuh Insan Pers Jalankan Tugas Jurnalistik

DENPASAR (CAHAYAMASNEWS.COM). Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menegaskan, bahwasannya pemerintah, khususnya Pemprov Bali, tidak pernah mengintervensi pemberitaan. Sebaliknya, pemerintah siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh kepada insan pers yang menjalankan tugas jurnalistiknya secara bertanggung jawab. Pernyataan tegas itu disampaikan saat hadir memberi sambutan mewakili Gubernur Wayan Koster, dalam acara Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali Periode 2025–2030, Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) Bali, dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Bali di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Selasa (22/7/2025).

 “Sebagian besar wartawan di Bali kini sudah bersertifikasi. Artinya, kita bisa katakan tidak ada lagi wartawan abal-abal. Mereka memiliki kapasitas dan wawasan yang luas, dan mampu mengedukasi masyarakat lewat pemberitaan yang bermutu,” ujar Wabup Nyoman Giri Prasta di hadapan awak media, sembari menekankan, bahwasannya bahwa saat ini hampir seluruh wartawan di Bali telah memiliki sertifikasi resmi dan memenuhi standarisasi profesi dari pusat. Wabup menegaskan tidak ada tempat bagi wartawan abal-abal karena sangat merugikan.

  

“Silakan berkreasi dalam menyampaikan informasi. Tidak ada pembatasan, selama dilakukan secara bijaksana dan tetap memegang teguh etika profesi alias sesuai Kode Etik Jurnalistik (KEJ),” tegasnya.

Wagub Giri Prasta juga mengungkapkan, bahwa Indeks Demokrasi Indonesia (IDI), Indeks Keterbukaan Informasi Publik, dan Indeks Kemerdekaan Pers di Bali menunjukkan angka di atas rata-rata nasional. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa Bali bukan hanya dikenal karena keindahan budaya dan alamnya, tetapi juga karena komitmennya terhadap kebebasan berekspresi dan nilai-nilai demokrasi.

Wabup Nyoman Giri Prasta mengajak seluruh wartawan untuk terus berkolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga iklim demokrasi yang sehat, aman, dan berakhlak.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Hendry CH Bangun yang hadir secara langsung untuk melantik jajaran pengurus baru, menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan integritas wartawan.

“Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menjamin kebebasan pers. Tapi, kita juga tidak boleh menyalahgunakan kebebasan itu. Ada oknum yang terlalu bebas memakai UU Pers untuk kepentingan pribadi. Ini menjadi tantangan bagi PWI,” katanya.

Sebagai langkah pembinaan, PWI Pusat akan membentuk Sekolah Jurnalis berdurasi satu minggu. Sekolah ini akan mengajarkan filosofi kewartawanan serta nilai-nilai kebangsaan, guna membentuk wartawan yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki komitmen terhadap persatuan dan keutuhan NKRI.

“PWI adalah organisasi merah putih. Wartawan harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa melalui informasi yang membangun, bukan yang memecah belah,” tegasnya.

Dalam pelantikan tersebut, I Wayan Dira Arsana resmi dikukuhkan sebagai Ketua PWI Bali, dan I.G.M. Dwikora Putra sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Bali untuk masa bakti 2025–2030. Pengurus IKWI Bali juga turut dilantik dalam kesempatan yang sama. @@@ CMN-Tim///Andi.

Facebook Comments

error: Content is protected !!