November 4, 2026
News

Setujui Usulan Gubernur Wayan Koster, Menteri PU Gelontor Rp. 1,5 Triliun untuk Infrastruktur Strategis Bali

JAKARTA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Pemerintah pusat menyetujui usulan Gubernur Bali Wayan Koster terkait pembangunan sejumlah infrastruktur strategis di Bali. Persetujuan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo dalam pertemuan dengan Gubernur Koster di Jakarta, Selasa (2/9/2025).

Gubernur Koster menyebut, total anggaran yang disetujui Kementerian PUPR mencapai Rp 1,549 triliun, yang akan digunakan untuk pembangunan berbagai infrastruktur penunjang pariwisata dan konektivitas antardaerah di Pulau Dewata.

“Menteri PU menyetujui seluruh usulan pembangunan infrastruktur strategis yang diajukan Pemprov Bali, termasuk kelanjutan pembangunan shortcut Singaraja–Mengwitani,” ujar Gubernur Wayan Koster dalam keterangan tertulis, Jumat (5/9/2025).

Dari total anggaran tersebut, berikut rincian proyek-proyek yang disetujui: Shortcut Singaraja–Mengwitani. Pembangunan jalan pintas ini akan dilanjutkan dengan anggaran sebesar Rp. 773 miliar, terbagi menjadi Rp 500 miliar untuk tahun 2025 dan Rp. 273 miliar pada 2026. Proyek ini bertujuan mempercepat waktu tempuh antara Bali utara dan selatan serta meningkatkan keselamatan jalan. Gedung Parkir Kawasan Pura Batur; dengan anggaran Rp. 250 miliar pada 2026, gedung parkir ini akan mengakomodasi kendaraan dari Buleleng, Denpasar, Badung, Klungkung, dan Gianyar, terutama saat perayaan besar Ngusaba Kedasa setiap April yang kerap menimbulkan kemacetan parah.

Selanjutnya Underpass Jimbaran, Badung; untuk mengurangi kemacetan menuju kawasan wisata Badung Selatan, pemerintah akan membangun underpass Jimbaran senilai Rp. 354 miliar pada tahun 2026. Jembatan Nusa Ceningan–Nusa Lembongan, Klungkung; Jembatan baru senilai Rp. 112 miliar akan dibangun untuk mendukung akses wisatawan di kawasan Nusa Penida, Ceningan, dan Lembongan.

Kemudian juga pembangunan Embung Tukad Unda, Klungkung; Pembangunan embung ini menelan anggaran Rp 60 miliar dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) dan sekitarnya. Menurut Gubernur Wayan Koster, pembangunan infrastruktur ini akan memperkuat daya saing Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia dan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Astungkara, berkat restu alam dan dukungan pemerintah pusat, seluruh usulan pembangunan diterima sebagai program prioritas Kementerian PU tahun 2026,” kata mantan anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan periode 2004–2019 itu.

Gubernur Wayan Koster juga menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan Bali melalui infrastruktur yang berorientasi pada kemajuan pariwisata, konektivitas, dan kesejahteraan masyarakat. *** CMN=Tim/Hms.

Facebook Comments

error: Content is protected !!