November 4, 2026
News

TP PKK Ny. Putri Suastini Koster Ajak Seluruh Kader Guyub Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

SEMARAPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)= Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, mengajak seluruh kader PKK di kabupaten dan desa untuk guyub dan berkolaborasi dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber, mulai dari lingkungan rumah tangga. Ajakan ini disampaikan saat kegiatan Aksi Sosial TP PKK Bali “Menyapa dan Berbagi” yang berlangsung di Balai Banjar Tojan Kaler dan Tojan Kelod, Desa Tojan, Kabupaten Klungkung, Selasa (9/9/2025).

“Kalau kita ingin desa dan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari, mulailah dengan membangun kesadaran memilah sampah dari rumah,” ujar Putri Koster.

Lebih lanjut Putri Suastini Koster menjelaskan bahwa sampah organik sebaiknya dipisahkan dan dikelola secara mandiri melalui teknologi sederhana seperti teba modern, tong edan, atau kombuster. Sementara itu, sampah anorganik dan residu harus diletakkan di tempat terpisah agar mempermudah penanganan oleh petugas kebersihan. Sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS), ia menekankan pentingnya mengimplementasikan Gerakan Bali Bersih Sampah, termasuk pembatasan penggunaan plastik sekali pakai.

“Sampah yang tidak dikelola dengan baik bisa merusak citra Bali sebagai destinasi wisata dunia. Apalagi masih 42,79% sampah kita berakhir di TPA dan 23,2% langsung terbuang ke lingkungan,” tegasnya.

Menurut Putri Koster, sampah yang menumpuk dan tidak terkelola bisa menimbulkan dampak buruk terhadap ekosistem, kesehatan manusia, dan pelestarian budaya Bali. Ia menyebut, kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber dan pembatasan plastik sekali pakai bukan hanya penting, tapi sudah menjadi kebutuhan mendesak demi menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan pariwisata Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Putri Koster juga menyampaikan pesan penting kepada para ibu agar memperhatikan asupan gizi anak usia dini, terutama dalam masa emas pertumbuhan 0–5 tahun, guna mencegah risiko stunting.

“Anak-anak adalah generasi penerus kita. Mari kita jaga tumbuh kembang mereka dengan makanan bergizi, bersih, dan sehat,” katanya.

Ia juga mendorong masyarakat untuk mengonsumsi ikan secara rutin, karena kandungan protein, omega-3, vitamin D, zat besi, fosfor, dan selenium sangat baik untuk pertumbuhan otak dan kesehatan anak secara keseluruhan. Putri Koster berharap seluruh jajaran TP PKK di Bali dapat menjadi garda terdepan dalam mengubah pola pikir dan kebiasaan masyarakat—baik dalam menjaga lingkungan maupun memastikan generasi muda tumbuh sehat dan cerdas.

“Kalau PKK bergerak serentak dan konsisten, maka perubahan besar di tingkat keluarga dan masyarakat bisa terwujud,” tutupnya. *** CMN=Tim/Hms.

Facebook Comments

error: Content is protected !!