
Satuan Personil Satpolairud Polres Karangasem Bersama Basarnas Karangasem dan SPKKL Bakamla Bali Lakukan SAR di Pantai Bunutan
AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Berdasarkan laporan dari Perbekel Bunutan I Made Suparwata, SE., bahwa ada warganya yang belum kembali dari laut saat mengantar WNA untuk Sailing, yakni I Nengah Ardana usia 45 tahun seorang nelayan asal Banjar Dinas Bunutan, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem dan tamunya bernama Flirian Rensak (35 tahun) asal Sloveina dan tinggal di Villa Bukit Segara. Satuan Personil Satpolairud Polres Karangasem bergabung dengan Basarnas Karangasem dan SPKKL Bakamla Bali langsung melakukan SAR di Pantai Bunutan, Selasa (24/08/2021).
Kegiatan Sailling rencana selama 2 jam, baru 1 jam perjalanan, sekitar pukul 11.00 wita tiba – tiba cuaca tidak mendukung, angin kencang dan gelombang besar sehingga menyebabkan sampan yang digunakan terbalik di wilayah perairan Desa Bunutan dengan jarak kurang lebih dari bibir pantai 2 mil, kemudian WNA yang diajak oleh korban berinisiatif untuk meninggalkan sampan yang terbalik dengan cara berenang ke tepian dengan menggunakan life jaket.
Namun sebelum sampai di pantai korban Flirian Rensak (WNA ) sudah dapat ditemukan atau ditolong oleh nelayan I Made Gunarta (49) nelayan asal Banjar Dinas Bunutan, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem dan selanjutnya korban Flirian Rensak (WNA ) tersebut diantar ke tepi pantai dan dibawa ke Villa Bukit Segara. WNA tersebut kembali mengajak nelayan yang di seputaran Villa Bukit Segara untuk menjemput korban yang sampannya terbalik, namun tidak ditemukan dan Flirian Rensak (WNA) bersama nelayan yang lain kembali ke villa.
Ketika dikonfirmasi, Kasat Polairud membenarkan kejadian tersebut, bahwa pada pukul 14.30 wita dari pihak Villa Bukit Segara mendapat info bahwa korban (Nelayan) yang masih terombang-ambing di lautan sudah ditemukan oleh Nelayan yang akan mencari ikan di laut lepas Nengah Mangku Kamasan (32 tahun), asal Banjar Dinas Amed Desa Purwekerti, Abang, Karangasem.
Dimana korban melambaikan pakaian warna putih dan dilihat oleh I Nengah Mangku Kamasan, dan langsung menolongnya menaikan korban (Nelayan) ke sampan dan kembali ke tepian mengingat cuaca sangat buruk. Sementara sampan yang dibawa korban ditinggalkan, dan sekitar pkl 17.00 wita korban tiba di depan Villa Bukit Segara dalam keadaan selamat dan tidak ada luka di tubuh korban. *** Cahayamasnews.com-Tim-01.









Facebook Comments