
Sebelum Ikuti Tes CAT Pelamar P3K, Ikuti Swab Antigen Gratis dari Pemkab Karangasem.
AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Sebelum mengikuti tes CAT yang dimulai hari ini, Senin 13 hingga 17 September 2021, Pemkab Karangasem memberikan fasilitasi Swab Antigen secara geratis kepada para pelamar P3K. demikian dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Karangasem, I Gusti Ngurah Kartika saat dikonfirmasi Senin (13/9/2021). Dari hasil rapat bersama Bupati Karangasem, I Gese Dana, Pemerintah memutuskan untuk memfasilitasi swab antigen bagi para peserta sebelum mengikuti CAT untuk rekrutmen P3K di Karangasem.
“Untuk lokasinya kita siapkan di dua tempat yaitu di SMA 1 Abang dan di SMA 2 Amlapura, sesuai hasil rapat Bupati Karangasem memfasilitasi peserta swab antigen secara geratis di Puskesmas terdekat,” ujarnya.
Sedangkan tes CAT Rekrutmen P3K sepenuhnya dilakukan oleh Kemendikbud melalui akun resmi yang telah disiapkan, baik itu pengumuman jadwal tes, waktu hingga lokasinya. Sehingga para peserta diharapkan selalu melihat update pada website resmi yang telah disediakan untuk mengetahui kapan dan dimana jadwal tes masing – masing. Dan jumlah pelamar rekrutmen P3K di Kabupaten Karangasem sebanyak 951 orang peserta. Seluruhnya akan mengikuti tes sesuai jadwal dan waktu yang telah ditentukan.
Sementara itu, kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karangasem I Gusti Gede Rinceg, mengatakan untuk Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) CPNS Karangasem mulai tanggal 29 September hingga 2 Oktober 2021 di BPSDM Provinsi Bali.
Perlu diketahui ketentuan bagi peserta SKD ada 1.865 pelamar, kemudian sebelum melaksanakan ujian SKD CPNS adalah sebagai peserta seleksi dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri mulai l4 hari kalender sebelum pelaksanaan seleksi, tidak diperkenankan singgah di tempat lain.
Peserta seleksi mendapatkan vaksinasi minimal dosis pertama, kecuali peserta yang memiliki kondisi sedang hamil, penyintas Covid-19 kurang dari 3 (tiga) bulan, dan penderita komorbid, dibuktikan dengan surat keterangan dokter dari fasilitas kesehatan milik pemerintah yang menyatakan tidak dapat diberikan vaksin karena sedang mengalami salah satu dari 3 (tiga) kondisi tersebut.
“Peserta wajib melakukan swab test RT PCR kurun waktu maksima] 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasil ncgatif/non reaktif sebelum mengikuti seleksi CASN Tahun 2021,” jelasnya I Gusti Gede Rinceg. *** Cahayamasnews.com-Tim-01.









Facebook Comments