
“AURA KASIH”
“LADANG MASALAH”.
Oleh : I Ketut Murdana (Senin, 14 Nopember 2022).
BADUNG (CAHAYAMASNEWS.COM). Setiap detik napas kehidupan adalah masalah dan mengakibatkan masalah baru dan berlanjut tiada henti. Realitas inilah wujud Kriya Sakti-Nya, mengalir lewat masalah yang wajib diterjemahkan menjadi prilaku kehidupan. Karena mengalir terus menerus, maka setiap kehidupan duniawi akan berjumpa dan mesti memikul masalah. Kecuali telah dihentikan oleh Sang Waktu Pengendali napas. Itu arti selama bernapas kita diajak memasuki “ladang masalah” yang telah disediakan “Sang Penyedia”, lalu mengaliri jiwa dan raga setiap insan. Kemudian hidup dan berkembang akibat memperoleh respon lingkungan sosial yang selalu hidup dinamis.
Melalui ladang yang tersedia interaksi masalah pribadi dengan masalah semesta bisa terjangkau, menjadikan pendewasan jasmani dan rohani berproses. Ada proses natural yang dididik oleh Sat Guru atau Guru Semesta yang tidak disadari, lalu Guru Sad selalu aktif menangani masalah agar ladang masalah hidup berbunga dan berbuah kebahagiaan.
Hubungan antara pribadi pengelola masalah dengan ladang masalah menyatu dalam kualitas karma, yang dituntun Sat dan Sad Guru menjadikan kualitas hidup berkembang sesuai waktunya. Ladang masalah adalah abadi, tetapi yang mengelola berganti-ganti. Gunung Agung tetap abadi, tetapi gunung Agung memberi kehidupan kepada manusia dari jaman ke jaman. Walaun bentuknya berubah akibat dirobah sendiri saat melutuskan lumpur dan cara lainnya.
Melihat dan memahami proses dalam ladang masalah, berarti kita harus sadar dan sesadar-sadarnya bahwa kita mesti selalu bersahabat dengan masalah. Ketika kesadaran itu telah terdidik kepekaannya, maka masalah yang selalu datang dan pergi adalah proses penguatan karma yang menyadarkan jiwa agar semakin besar, berwawasan luas dan bijaksana.
Proses edukasi inilah spiritualitas mengenal diri sejati, yang selalu bersahabat akrab dan menemukan solusi setiap masalah. Bagaikan memasak ikan amis lalu menjadi pepes yang gurih enak dimakan oleh banyak orang. Oleh karena itu ladang masalah adalah laboratorium semesta tempat berproses penggodokan jasmani dan rohani mencapai pembebasan, agar tidak kembali lagi pada ladang masalah yang sama. Semoga menjadi renungan dan refleksi. Rahayu.









Facebook Comments