
Sikapi Isu Penculikan, Kapolres Karangasem Instruksikan Jajarannya Gencar Patroli, Imbau Orang Tua Ikut Bantu Awasi Putra Putrinya
AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Terkait maraknya isu penculikan anak yang belakangan ini membuat resah warga masyarakat, tak terkecuali masyarakat di Kabupaten Karangasem, Kapolres Karangasem AKBP Ricko A A Taruna mengakui dan telah menerima laporan terkait isu penculikan tersebut. Pihaknya sedang melakukan penelusuran, memerintahkan jajarannya gencar melakukan patroli dan juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama ikut membantu mengawasi dan menjaga putra putrinya. Demikian dijelaskan Kapolres Karangasem saat dikofirmasi (Minggu,5/2/2023).
“Kami sedang melakukan penelusuran terkait hal itu. Keterangan yang didapat motifnya di antaranya ada orang menawarkan sesuatu kepada anak-anak, seperti mainan, makanan hingga uang. Atas laporan itu kita juga sudah datangi rumah korban, kita cari saksi-saksi untuk mengumpulkan keterangan, juga mencari lokasi CCTV di sekitar lokasi dan menemukan 1 titik dan masih didalami,” ujar Kapolres Karangasem AKBP Ricko A A Taruna.
Pihaknya juga telah menginstruksikan jajarannya agar menggencarkan patroli berseragam maupun tidak berseragam. Disamping itu ia juga mengharapkan peran masyarakat seperti sipandu beradat hingga pecalang dan yang lainnya ikut berjaga, bila perlu rutin melaksanakan ronda.
Kapolres Ricko AA Taruna mengimbau kepada orang tua agar ikut membantu mengawasi putra putrinya khususnya yang masih perlu mendapat pengawasan. Jika misalnya masih sekolah jangan dibiarkan sendiri agar ada yang menemani, minimal jika ada sesuatu mencurigakan ada yang melihat.
“Kami minta orang tua jangan lengah dan panik berlebihan, tetap waspada dalam menyikapi isu ini. Demikian juga kami mengimbau kepada kepala sekolah agar benar – benar, saat anak anak berada dilingkungan sekolah agar ditugaskan 1 orang guru atau satpam untuk terus melakukan pengawasan, kalo perlu pasang CCTV yang bisa merekam tempat masuk keluarnya,” tegas Kapolres Karangasem Ricko Taruna, sembari berpesan apabila ada hal yang mencurigakan sebaiknya dilaporkan saja, jangan sampai karena panik berlebihan main hakim sendiri yang nantinya justru akan merugikan diri sendiri.
Terkait isu penculikan itu, sekolah di Karangasem juga menginformasikan kepada orang tua murid, dalam penjemputan buah hatinya para orang tua diminta langsung masuk ke sekolah, tidak lagi menunggu di luar sekolah. Hal itu diakui oleh salah satu orang tua murid yang sekolah di SD Negeri 1 Karangasem yakni Ajik Ngurah yang mengaku sudah menerima dan melaksanakan peraturan baru itu.
“Kami menyambut baik aturan baru ini untuk keamanan dan keselamatan kita bersama,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Sekolah SD Negeri 1, I Nyoman Budiasa membenarkan penjemputan yang dilakukan orang tua harus masuk ke sekolah, tujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Mengingat siswa banyak jadi kami tingkatkan kewaspada dan petugas satpam lebih berhati – hati. Sekolah juga membolehkan anak-anak dijemput oleh bukan orang tuanya seperti paman atau sepupu sepanjang si anak mengetahui yang menjemputnya, dan harus diketahui oleh petugas satpam sekolah bersangkutan,” tegas Nyoman Budiasa. *** Cahayamasnews.com-Tim-01.









Facebook Comments