April 20, 2026
News

Dua Pelajar Bangli Tampil di Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional di Jakarta

BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Dua pelajar Bangli yakni Ni Putu Diantari siswi SDN 8 Songan- Kintamani, serta Nyoman Salwa Dyana Gangga Pradnya, siswa SDN 1 Demulih-Susut  Senin ( 13/2/2023) tampil dalam pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu ( FIBI) yang dibuka oleh Mendikbud Ristek Anwar Nadiem Makarin di Jakarta. Kehadiran kedua pelajar Bangli tersebut menyusul undangan dari Kemdibud Ristek setelah kedua berhasil menjadi juara di tingkat Provinsi.

Diantari sebelumnya adalah juara nyurat aksara Bali, serta Salwa Dyana Gangga Pradnya juara “mesatua Bali” beberapa waktu lalu. Keduanya diberikan kesempatan untuk memamerkan kemampuannya untuk “nyurat” aksara Bali, serta mendongeng di hadapan Mendikbud Ristek serta pejabat lainnya di Jakarta.

Ketika dihubungi, Selasa (14/2/2023) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Komang Pariartha mengatakan keberhasilan dua pelajar Bangli tersebut sangat membanggakan bukan saja sekolah tempat kedua siswa tersebut kini sedang menuntut ilmu, namun juga untuk Kabupaten Bangli.

“Kami tentunya sangat berbangga dengan prestasi yang diraih anak-anak kami,” tegas Pariartha seraya menambahkan keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari kebijakan Pemkab Bangli melalui Bupati Sedana Artha yang sebelumnya memerintahkan agar sekolah di Bangli lebih intensif lagi memberikan pembinaan pengembangan dan pelestarian Bahasa, Sastra, dan Aksara Bali.

Menurut Pariartha, keberhasilan tersebut diharapkan akan memotivasi sekolah lain untuk lebih intensif lagi memberikan pembinaan kepada siswa-siswinya di sekolah.

“Kita berharap keberhasilan ini menjadi momentum untuk mencetak juara-juara lain di Bangli,” tegas Pariartha.

Diungkapkan, untuk meningkatkan animo pelajar Bangli untuk belajar Bahasa dan Aksara Bali, maka guru Bahasa Bali atau penyuluh Bahasa Bali harus terus mengembangkan inovasi dan model pembelajaran yang baru. Sehingga pelajaran Bahasa Bali menjadi menarik, tidak lagi menjadi momok di kalangan pelajar.

“Ke depan kita akan mendorong sekolah dan guru-guru Bahasa Bali untuk berinovasi, sehingga Pelajaran Bahasa Bali akan lebih menyenangkan dan menarik minat siswa,” ungkap Pariartha.

Festival Tunas Bahasa Ibu (FIBI) merupakan wadah pemerintah melalui Kemendikbudristek untuk melestarikan dan mengembangkan Bahasa daerah sebagai Bahasa Ibu. Pembukaan Festival diisi dengan berbagai kegiatan seperti mendongeng dengan bahasa daerah, menyanyikan lagu daerah yang diikuti oleh perwakilan anak seluruh Indonesia.

“Festival akan berlangsung hingga tanggal 16 Pebruari mendatang. Selain dihadiri oleh Kadisdikpora Bangli, tim Bangli juga diikuti oleh para kepala sekolah kedua pelajar tersebut serta Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Pemuda Olah Raga Bangli,” tandasnya. *** Cahayamasnews.com/Tim-NT.

Facebook Comments

error: Content is protected !!