
Pondasi Rumah Tergerus Aliran Sungai, 4 KK Ngungsi ke Rumah Kerabat
AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS.COM). Akibat pondasi rumahnya tergerus aliran sungai ketika banjir beberapa waktu lalu, sedikitnya 4 KK warga Banjar Dinas Budamanis, Desa Sidemen, Karangasem terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya masing-masing. Mereka khawatir rumahnya jebol, mengingat rumahnya berdiri di pinggir sungai Tukad Unda. Hal itu diungkapkan Perbekel Desa Sidemen I Komang Putra, saat dihubungi Senin, (10/7/2023).
Lebih lanjut dijelaskan, ada 4 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 10 orang dewasa dan 5 orang anak – anak yang mengungsi kerumah kerabatnya, kahwatir pondasi rumah mereka akan jebol apabila kembali terjadi hujan lebat dan banjir besar.
“Rumah warga yang mengungsi posisinya berada sekitar 5 meter dari bibir sungai, namun karena beberapa hari lalu hujan deras menyebabkan aliran sungai membesar mendekat dan merongrong pondasi rumah yang ditempati,” kata Putra.
Putra merencanakan, pihak dari Desa Sidemen akan memberikan bantuan sembako kepada 4 KK yang kini mengungsi di rumah kerabatnya. Ia juga belum tahu seperti apa untuk tindaklanjut ke depannya apakah akan direlokasi atau seperti apa nantinya.
Saat terjadi hujan lebat yang cukup lama di wilayah Desa Sidemen juga terdapat beberapa titik bencana dampak cuaca aktrim yang terjadi belakangan ini. Bahkan hingga kini satu titik tanah longsor menutup akses jalan menuju ke Pura Kahyangan Gunung Sari dan Taman Tirta Sidakarya di Banjar Dinas Tengah belum tertangani dengan maksimal, dikarenakan keterbatasan peralatan mengingat kondisi longsoran.
“Untuk membersihkan material longsor kami memerlukan bantuan alat berat untuk pembersihan. Dan kita sempat gotong-royong bersama kecamatam untuk membersihkan material, tapi belum maksimal. Karena untuk membersihkan memang harus menggunakan alat berat. Kami berharap semoga pihak terkait bisa membantu mendatangkan alat berat,” ungkap Perbekel Sidemen berharap. *** CNM=Tim-01.









Facebook Comments