November 4, 2026
News

Pimpin Rapat Paripurna Serah Terima Jabatan dan Penyampaian Pidato Bupati Buleleng, Ketua DPRD Ngurah Arya Optimis Bupati dan Wakil Bupati Mampu Wujudkan Visi-Misinya Majukan Buleleng

SINGARAJA (CAHAYAMASNEWS.COM). Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya memimpin langsung Rapat Paripurna dengan agenda Serah Terima Jabatan dan Penyampaian Pidato Bupati Buleleng periode 2025-2030 bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor DPRD Buleleng, Rabu (5/3/2025). Rapat dihadiri berbagai tokoh dan sejumlah pejabat penting, anggota Forkopimda dan sejumlah mantan pejabat Buleleng. Kehadiran mereka menandakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Buleleng.

Pada kesempatan itu Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya mengaku optimis, Bupati Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna mampu mewujudkan visi dan misi yang diusungnya untuk membawa Buleleng menuju masa depan yang lebih cerah, aman, maju, dan sejahtera. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat bupati dan wakil bupati telah berpengalaman di pemerintahan, dimana Bupati Nyoman Sutjidra dua kali menjabat wakil bupati, sementara dan Wakil Bupati Gede Supriatna dua kali menjabat Ketua DPRD Buleleng, sehingga mereka sangat memahami betul permasalahan yang dihadapi dan sekaligus akan mampu mencarikan solusi terbaik untuk mewujudkan Buleleng yang lebih baik, maju, dan sejahtera.

“Mengingat Bupati dan Wakil Bupati Buleleng dipimpin oleh putra-putra Buleleng yang sudah berpengalaman cukup lama di pemerintahan, maka tityang optimis dan yakin beliau mampu mewujudkan Buleleng yang lebih baik, maju, dan sejahtera. Untuk itu mari kita dukung semua langkah dan program-program positif yang akan dilakukan lima tahun ke depan. Pemimpin baru dengan langkah, semangat, dan visi-misi baru menuju Buleleng Era Baru menuju masa depan yang lebih baik dan sejahtera,” ujar Ketua DPRD Ngurah Arya.

Lebih lanjut Ketua DPRD Ngurah Arya menegaskan, bahwa DPRD Buleleng akan mendukung sepenuhnya Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Buleleng. Apalagi, DPRD Buleleng yang merupakan mitra strategis penyelenggaraan pemerintahan daerah melaui fungsi dewan yaitu pembentukan Perda, penganggaran, dan pengawasan akan selalu bersinergi dalam menjalankan pemerintahan guna  mewujudkan kesejahteraan masyarakat Buleleng.

“Kami yakin saudara Bupati Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna mampu menata pembangunan Buleleng secara fundamental dan komprehensif yang mencakup berbagai aspek kehidupan berkaitan dengan alam, manusia, dan kebudayaan sebagaimana visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Dalam Bali Era Baru,” katanya.

Sementara itu, Bupati dan Wakil Bupati Buleleng terpilih dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., bersama Wakil Bupati Gede Supriatna, SH., dalam pidatonya meluncurkan program prioritas 100 hari kerja pertama serta mengungkapkan berbagai kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong kemajuan Buleleng di berbagai sektor. Pada kesempatan itu, Bupati Sutjidra didampingi oleh Wakil Bupati Gede Supriatna mengusung visi “Buleleng Paten,” yang mencakup lima tahun masa jabatan untuk menjadikan Buleleng lebih maju, adil, dan sejahtera.

“Kami berkomitmen untuk menyelaraskan visi pembangunan nasional “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” yang diwujudkan dengan 8 misi atau Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia,” ujarnya seraya menambahkan,  tentunya juga mensinkronkan visi pemerintah Provinsi Bali ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru’, serta dilengkapi dengan Perda Provinsi Bali Nomor 4 tahun 2023 tentang haluan pembangunan Bali masa depan, 100 tahun Bali Era Baru 2025-2125. yang ditandai dengan pencapaian 44 tonggak peradaban penanda Bali Era Baru.

Kedua visi tersebut menjadi pedoman dalam menyusun visi misi kabupaten buleleng 2025-2030 dan menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi oleh kabupaten buleleng dengan visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru’, “Buleleng Paten”.

visi ini mengandung makna menjaga kesucian dan keharominisan alam, manusia dan budaya Bali di Buleleng, untuk mewujudkan kehidupan krama Buleleng yang sejahtera dan bahagia niskala-sekala menuju kehidupan krama dan gumi Buleleng sesuai dengan prinsip Tri Sakti Bung Karno : berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan, melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai pancasila 1 Juni 1945.

Sutjidra menegaskan bahwa ada lima sektor utama yang akan menjadi fokus pembangunan, yaitu bidang sandang, pangan, dan papan, bidang kesehatan dan Pendidikan, bidang tenaga kerja, sosial, bantuan sosial tenaga kerja, bidang adat, agama, seni, tradisi dan budaya serta bidang infrastruktur, UMKM, pariwisata, dan lingkungan hidup.

Salah satu program yang menarik perhatian adalah pemberian stimulus Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pedesaan dan Perkotaan sebesar 90% bagi wajib pajak yang memiliki lahan pertanian pangan berkelanjutan. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan insentif bagi petani dan masyarakat yang terlibat dalam pertanian berkelanjutan. Selain insentif pajak, Sutjidra juga mencanangkan beberapa program konkret di hari-hari pertama masa jabatannya. Di antaranya adalah pemberian seragam sekolah gratis untuk siswa baru tingkat TK, SD, dan SMP dari keluarga kurang mampu, serta fasilitas ambulance jenazah gratis untuk masyarakat yang membutuhkan.

Tidak hanya itu, Sutjidra juga berkomitmen untuk mempercantik kawasan Kota Singaraja dengan pemasangan lampu hias di jalan-jalan protokol dan fasilitas publik. Salah satu agenda penting lainnya adalah penertiban pedagang bermobil di Pasar Anyar Singaraja untuk menciptakan keteraturan dan kenyamanan bagi warga. Pada kesempatan itu Bupati Sutjidra juga mengajak seluruh elemen masyarakat, baik internal maupun eksternal Pemkab Buleleng, untuk bekerja sama dalam mendukung program-program yang akan dilaksanakan.

“Rencana kerja dimaksud akan dapat terwujud tentunya dengan sinergitas kita bersama, dengan mengedepankan budaya kerja kolaborasi, saling mendukung dan menguatkan sebagai bentuk kebersamaan antara pemimpin dan masyarakat Buleleng demi mewujudkan Buleleng yang semakin maju dan sejahtera,” ucapnya. *** CMN=Tim/Andi.

Facebook Comments

error: Content is protected !!