April 20, 2026
News

Lupa Mematikan Dupa Saat Sembahyang, Dapur Kencana Ludes Dilalap si-Jago Merah

BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Nasib apes dialami I Ketut Kencana, asal Banjar Beluhu, Desa Suter, Kecamatan Kintamani, Bangli. Gara-gara lupa mematikan dupa sehabis sembahyang, dapur semi permanen miliknya ludes dilalap si-jago merah hingga rata dengan tanah dan yang tersisa hanya puing-puing bangunan, Senin (23/03/2020) sekitar pukul 12.00 wita. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun mengalami kerugian materiil diperkirakan puluhan juta.   

Menurut Kasubag Humas Polres Bangli saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran dapur milik I Ketut Kencana, asal  Banjar Beluhu, Desa Suter, Kecamatan Kintamani. Bangli. “Kebakaran terjadi diduga karena korban lalai/lupa mematikan api dupa di dapur sebelum pergi meninggalkan rumah,” ujarnya. Lebih lanjut dijelaskan kronologis kejadian sekitar pukul 08.00 wita, korban I Ketut Kencana sembahyang di dapur dengan sarana canang dan dupa. Selesai sembahyang selanjutnya korban bersama keluarga pergi sembahyang ke Pura Dalem  Poh Tetegeh,di Banjar Peselatan, Desa Suter. Kemudian sekitar  pukul 12.00 Wita, korban ditelpon oleh saksi Jro Wacik bahwa dapur miliknya terbakar. Begitu mendengar kabar tersebut, korban bergegas pulang.

Namun naas, sesampainya di rumah, korban mendapati dapur miliknya telah hangus terbakar dan rata dengan tanah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun akibat kejadian tersebut korban mengaku mengalami kerugian materiil diperkirakan Rp. 50 juta. Berdasarkan laporan dari warga setempat jajaran Personil Polsek Kintamani, Bhabin Kamtibmas dan Bhabinsa Desa Suter bersama Identifikasi Polres Bangli dan personel Sat Reskrim Polres Bangli, dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kintamani IPTU I Nyoman Somaada S.H., langsung meluncur ke TKP untuk melakukan olah TKP.

“Mengingat seringnya kebakaran diakibatkan oleh api dupa, maka pihaknya mengimbau masyarakat untuk senantiasa berhati-hati. Karena kejadian semacam ini sering sekali terjadi. Biasakan mengecek sebelum bepergian, baik api dupa, kompor, kunci pintu, dan sebagainya demi keamanan dan keselamatan keluarga. Namun, kalau sudah bicara lupa, maka kita tak bisa berbuat banyak, kecuali terima dengan lapang dada dan saya hanya mengingatkan,” ujarnya.  *** Cahayamasnews.com/Tim-Agung Natha.

Facebook Comments

error: Content is protected !!