November 6, 2026
News

Hindari Krodit, Pasar Kidul Bangli Bebas Pedagang Bermobil

BANGLI. (CAHAYAMASNEWS). Dinas Perindusterian dan Perdagangan Kabupaten Bangli turun ke pasar untuk memantau kondisi pasar Kidul yang sesungguhnya.  Pasalnya, banyak masyarakat yang mengeluh karena untuk pasar umum, kebanyakan pedagang berjualan pagi-pagi buta, sementara pukul 07.00 dianggap kesiangan, untuk itu pihak Disperindag memberikan wewenang kepada kepala pasar untuk mengatur jam buka bagi pedagang agar tidak terjadi kerumunan yang lebih banyak. Untuk menghidari krodit di Pasar Kidul Bangli, kini pedagang bermobil sudah bebas berjualan. Demikian disampaikan Kadisperindag Kabupaten Bangli I Wayan Gunawan saat dikonfirmasi Minggu (05/04/2020)

Lebih lanjut Gunawan mengatakan, pihaknya tetap akan memberlakukan intruksi bupati terkait jam operasional pasar umum, namun ada permasalahan yang terjadi berdasarkan pantauan di lokasi dan mengkaji sesuai situasi, pihaknya memberikan wewenang kepada kepala pasar untuk mengatur jam buka pasar khususnya para pedagang untuk mempersiapkan dagangannya lebih awal, sedangkan transaksi tetap berlaku mulai jam 07.00 wita. Hal tersebut diberlakukan berdasarkan pantauan di Pasar Kidul pagi hari sekitar pukul 07. 00 wita situasi pasar antara pedagang dan pembeli berdesak-desakan, saat pasar baru dibuka membuat kondisi sangat krodit. Disamping itu hanya diberikan peluang bagi pedagang keliling yang jumlah ada sekitar 9 orang,” jelasnya.

Disinggung lenggangnya pasar terutama di selatan selasar, Gunawan mengatakan, pihaknya telah menggusur para pedagang bermobil untuk pindah ke Terminal Loka Crana, untuk  mengurai para  pengunjung agar tidak berdesak-desakkan, apalagi situasi seperti sekarang dan sesuai anjuran pemerintah untuk mengatur jarak dengan adanya wabah Covid-19. “Kami berkoordinasi dengan Dishub, Pol PP, Polsek  Bangli bertindak bersama-sama untuk melakukan sosialisasi agar pedagang bermobil pindah ke Terminal Loka Crana sehingga tak terjadi kerumunan saat melaksanakan transaksi,” ujarnya.

“Hal ini kami lakukan semata-mata agar situasi pasar yang lebih aman dan nyaman dan semua sarana yang disediakan oleh pemerintah berfungsi sesuai perencanaan. Terminal berfungsi untuk mobil, selasar untuk parkir sepeda motor, sedangkan untuk bongkar buat barang akan diberikan waktu dari pukul 05.00 sampai pukul 07.00 Wita. Selanjutnya mobil harus diparkir ke terminal  Loka Crana, sehingga Pasar Kidul bebas dari parkir mobil, untuk pengawasan kami sudah serahkan ke petugas pasar, juru parkir dan Dinas  Perhubungan untuk menindaklanjuti,”  tegasnya. *** Cahayamasnews.com/Agung Natha.

Facebook Comments

error: Content is protected !!