
Perkumpulan PBMB Cabang Bangli Sumbang 244 Paket Sembako, Bupati Ajak Masyarakat Jangan Menyerah, Tetap Patuhi Prokes
BANGLI (CAHAYAMASNEWS.COM). Perkumpulan Bengkel Mobil Bali (PBMB) Cabang Bangli, Sabtu (28/11) lalu melakukan aksi sosial berupa penyerahan sembako sebanyak 244 paket. Penyerahan paket sembako yang dipusatkan di Wanilan Pura Ulun Danu Desa Songan, dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar. Pada kesempatan itu juga hadir Ketua Umum PBMB Bali, Penasehat PBMB Bali, Ketua Cabang PBMB Bangli dan Perbekel Desa Songan B, Kepala Dusun Desa Songan dan Bendesa Adat Songan.
Ketua Umum PBMB Bangli I Nyoman Kariasa mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan bakti sosial yang bertajuk PBMB Peduli Bangli. Dalam kegiatan PBMB Bangli bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangli yakni Dinas Sosial. “Kegiatan sosial ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap warga yang terdampak Covid-19. Dimana Covid -19 telah menimbulkan keterpurukan di segala sektor seperti pertanian, perindustrian mapun pariwisata,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, sebelum penyerahan 244 sembako kepada warga yang membutuhkan, pihaknya terlebih dahulu melalui pengecekan ke lapangan dengan dibantu Kepala Dusun (Kadus). “Bantuan ini kami harap bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid 19,” sebutnya. Bupati Bangli I Made Gianyar pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang turut berempati kepada warga yang terdampak Covid-19, terutama keluarga kurang mampu di Kabupaten Bangli, seperti halnya yang dilakukan PBMB Cabang Bangli.
“Bertahan ditengah pandemi, mampu menumbuhkan rasa kesetiakawanan di antara kita, membangkitkan rasa empati kepada sesama yang membutuhkan. Saya berharap apa yang telah dilakukan oleh Persatuan Bengkel Mobil Cabang Bangli (PBMB) ini juga memotivasi pihak-pihak lain untuk melakukan hal yang sama,” kata pria yang sebelumnya didaulat jadi Dewan Pembina PBMB Bangli itu. Bupati Bangli mengingatkan kepada seluruh masyarakat bahwa dampak Covid-19 terutama di bidang ekonomi mungkin masih akan lama dirasakan.
Berkreatifitas ditengah pandemi sudah banyak dilakukan oleh masyarakat terutama yang dulunya bekerja di sektor pariwisata kini banyak beralih ke bidang pertanian, bisnis online, dan berdagang. “Jangan menyerah dengan keadaan saat ini melainkan harus mampu berkreasi sehingga krisis dimasa pandemi bisa terlewati, namun terlepas dari semua itu saya tetap mengingatkan agar selalu mematuhi protokol kesehatan, berusaha boleh namun kesehatan yang utama,” tegasnya. *** Cahayamasnews.com-Tim-AgungNatha.









Facebook Comments