SosPol

Pembukaan Roadshow Bus KPK 2019 “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi”

AMLAPURA (NUANSA BALI). Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri didampingi Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD Kabupaten Karangasem Nengah Sumardi, Kepala Korwil Bali, NTB dan Jawa Timur,Asep Rachmat Suwanda, Sekda Adnya Mulyadi dan dihadiri jajaran Forkopimda, dengan resmi membuka Roadshow Bus KPK 2019 “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” bertempat di Lapangan Tanah Aron, Selasa (30/7).

Rombongan dipimpin Direktur Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK RI, Giri Suprapdiono. Tampak hadir puluhan anak-anak PAUD, guru, mahasiswa, ASN, anggota DPRD terpilih, perbekel, bendesa adat se-Kabupaten Karangasem dan masyarakat umum turut memeriahkan jalannya acara tersebut. Ketua Panitia kegiatan, Asisten I, I Wayan Purna menyebutkan, Roadshow ini juga menghadirkan pameran pelayanan publik yang diikuti beberapa jenis pelayanan seperti, pembuatan KTP dan KK dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karangasem, Samsat Keliling, Perpustakaan Keliling, Pengaduan Sengketa lingkungan, Layanan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, BPJS dan pelayanan goes to banjar lainnya.

Kegiatan ini lanjut Wayan Purna berlangsung dua hari, dari Selasa 30 Juli 2019 sampai dengan Rabu 31 Juli 2019. Untuk area Bus KPK berlokasi di Lapangan Tanah Aron. Selain itu juga memanfaatkan wantilan kantor Bupati Karangasem Aula Dinas Kominfo, ruang sidanf DPRD Karangasem dan Aula Kampus STKIP Amlapura. Bupati Mas Sumatri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima-kasih atas terselenggaranya kegiatan KPK di Kabupaten Karangasem. Roadshow Bus KPK dianggap sebagai strategi yang akan memberikan edukasi kepada pemerintah kabupaten, masyarakat, dan generasi penerus untuk pencegahan dan pemberantasan korupsi. “Ini kehormatan bagi Kabupaten Karangasem, ujung timurnya pulau Bali, karena tim Roadshow Bus KPK berkenan menggelar acaranya di sini,” ucapnya.

Mas Sumatri mengatakan, sejalan dengan misi KPK dalam mencegah dan membrantas Korupsi, sesuai dengan Visi Misi “Mewujudkan Karangasem Cerdas, Bersih, dan Bermartabat Berlandaskan Tri Hita Karana, Pemerintah Kabupaten Karangasem telah melakukan berbagai upaya untuk pencegahan korupsi. Di antaranya, melakukan kegiatan Koordinasi Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) dengan KPK, khususnya dalam pengelolaan APBD, pengadaan barang dan jasa pelayanan terpadu satu pintu, kapatibilitas APIP dan optimalisasi pendapatan daerah.

Kabupaten Karangasem juga mampu meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) empat kali berturut-turut, yaitu pada LKPD tahun 2015, 2016, 2017, dan 2018. Karangasem juga berhasil memenuhi Evaluasi SAKIP dengan nilai 67,38 atau berstatus 8. Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) level 3 serta peningkatan kinerja Kapabilits APIP level 2 plus. “Semua itu kami lakukan untuk mewujudkan pemerintah daerah yang bersih dan akuntabel. Untuk mempertahankan dan meningkatkan apa yang telah diraih, saya minta seluruh ASN, pelajar, dan tokoh masyarakat agar mengikuti dengan seksama program pencegahan dari KPK. Karena dengan adanya kegiatan ini akan meningkatkan pengertian atau pemahaman ASN  serta masyarakat tentang pencegahan dan pemberantasan korupsi, dari sebelumnya tidak tahu menjadi tahu, sedangkan untuk yang masih abu-abu akan menjadi jelas,” tegasnya. *** Nuansa Bali.com/Hms.

Facebook Comments