Seni dan Budaya

Meriahkan HUT RI ke-74, Bupati Mas Sumatri Lepas Gerak Jalan 45 Km

AMLAPURA (NUANSA BALI). Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri, melepas lomba gerak jalan 45 kilometer dalam rangka memperingati sekaligus memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Karangasem. Lomba gerak jalan itu mengambil start di Rest Area Banjar Yehmalet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem, pukul 14.00 Wita, Rabu (14/8/2019).

Start diawali regu OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Karangasem yang di dalamnya diikuti Plh. Sekkab Sujana Erawan dan Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi. Namun, regu OPD tersebut hadir hanya sebagai regu penggembira. Lomba diikuti 51 regu, namun hanya 42 regu yang benar-benar memperebutkan gelar Piala Bergilir Bupati Karangasem yang terbagi tiga etape, yaitu etape I Banjar Yehmalet-Banjar/Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, etape II Banjar Sengkidu-Terminal Subagan Amlapura dan etape III Terminal Subagan-finish di Jalan Veteran, Amlapura.

Tampak di sepanjang jalur tidak ada kendaraan besar melintas termasuk truk-truk mengangkut material galian C, mengingat telah  dialihkan ke jalur Kecamatan Bebandem, terus ke Kecamatan Selat dan Kecamatan Sidemen, sehingga membuat suasana lomba kali ini lebih nyaman dan lancar. “Pengamanan di sepanjang jalur disiagakan petugas Polres Karangasem Polsek Manggis dan Polsek Karangasem, dikoordinasikan Kasatlantas Karangasem, sehingga peserta yang ambil bagian tanpa hambatan,” ujarnya.

Sebanyak 9 juri bertugas di tiga pos, masing-masing Pos Banjar Yehmalet (Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis), Pos Desa Sengkidu (Kecamatan Manggis) dan Pos Terminal Subagan, serta 10 juri sebagai timer. Total hadiah yang diperebutkan dari juara I sampai juara harapan Rp. 90 juta. Peserta yang berhasil finish dengan pasukan penuh mendapatkan hadiah sebesar Rp. 2 juta. Hadir dalam kesempatan itu, Wakapolres Karangasem, Danramil, Kajari Amlapura dan segenap undangan lainnya. “Melalui lomba Gerak Jalan 45 kilometer ini, kita tumbuhkan semangat pejuang 45, terutama dalam mengisi kemerdekaan yang diraih hingga titik darah penghabisan oleh para pejuang masa lampau,” jelas Bupati Mas Sumatri. *** NuansaBali.com/Hms.

Facebook Comments