News

Koperasi Petani Bali Agro Nusantara Sowan ke Bupati Bangli Perkenalkan Visi-Misi, Mohon Arahan dan Saran

BANGLI (CAHAYAMAS). Dalam upaya mengenalkan keberadaan sekaligus visi-misinya,  Koperasi Petani Bali Agro Nusantara terus melakukan berbagai upaya, termasuk meminta saran dan arahan kepada para pemimpin wilayah di tiga kabupaten (Kabupaten Badung, Bangli, dan Buleleng) yang dijadikan percontohan. Setelah sebelumnya bertemu dengan Bupati Badung dan Bupati Buleleng, giliran bertemu dengan Bupati Bangli. Rombongan diterima Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha di rumah kediamannya (20/9) yang lalu. Setelah mendengarkan pemaparan terkait maksud dan tujuan berdirinya koperasi ini, wakil bupati sangat mengapresiasi dan menyambut baik, serta mengajak untuk bersama-sama pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Bangli khususnya.

 Rombongan dipimpin Ketua Umum Koperasi Petani Bali Agro Nusantara Jro Gde Made Pelita, Dr. Nana Sutisna, SE., MM., CSMA., Peneliti sekaligus Chairman dari Indonesia  Cooperative Research and Development Institute (ICRDI), Ketua Koperasi Petani Bali Agro Nusantara Desa Songan, Jro Gede Ulun Danu Batur, Songan, Kintamani bersama pengurus dan petani, serta media Nuansa Bali dan Cahayamasnews.com sebagai mitra kerja. Pertemuan yang dikemas dalam suasana penuh persaudaraan dan kekeluargaan di kediaman Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha yang tampak tertata rapi, nyaman, dan indah itu menghasilkan kesepakatan untuk bersama-sama bergandengan tangan memperbaiki nasib para petani sekaligus berusaha mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap mosi tidak percaya akan keberadaan koperasi yang kerap kali kandas di tengah perjalanan.

Pertemuan pagi yang cerah itu diawali pemaparan Ketua Umum Koperasi Petani Bali Agro Nusantara Jro Gde Made Pelita seputar maksud dan tujuan kedatangannya serta menjelaskan latar belakang tujuan berdirinya koperasi yang dipimpinnya, sekaligus meminta saran  dan arahan dari Wakil Bupati Bangli serta dinas terkait lainnya untuk bersama-sama mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi para petani dan pelaku usaha pertanian di Bali, termasuk berbagai kendala yang dihadapi koperasi pertanian di Bali yang tak bisa berjalan maksimal dalam upaya membantu mengangkat derajat kehidupan dan kesejahteraan para petani. Kehadiran koperasi ini murni untuk membantu para petani mencarikan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi, guna mewujudkan kehidupan keluarga yang lebih baik dan sejahtera.

Disamping juga, bertujuan untuk membangkitkan kembali kepercayaan masyarakat petani terhadap mosi tidak percaya terhadap image negatif koperasi. Dimana keberadaan lembaga koperasi selama ini menjadi momok menakutkan, akibat sering kali kandas di tengah jalan yang ujung-ujungnya anggotalah yang menjadi korban. “Kegiatan ini dilakukan untuk bersama-sama mencarikan solusi yang dihadapi para petani dan pelaku usaha pertanian.  Untuk menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi petani, kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri melainkan harus bergandengan tangan dengan pihak-pihak terkait termasuk dengan pemerintah,” ujar Jro Gde Made Pelita menjelaskan.

Dr. Nana Sutisna, SE., MM., CSMA., Peneliti sekaligus Chairman dari Indonesia  Cooperative Research and Development Institute (ICRDI). Dalam paparannya Dr. Nana Sutisna menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi para petani di Bali khususnya, termasuk tentang keberadaan koperasi pertanian di Bali yang belum berjalan maksimal, termasuk mencarikan solusi saat petani panen raya dan produk berlimpah yang berdampak pada harga yang anjlok. Inilah yang nantinya harus dicarikan solusi sehingga para petani dan pelaku usaha pertanian dapat mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera. Sementara itu Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha dalam keterangannya mengaku sangat jarang lembaga koperasi yang memiliki maksud dan tujuan serta visi-misi yang didasari niali-nilai spirit seperti ini. Pihaknya berharap mudah-mudahan dapat berjalan sesuai harapan. Jika ini dapat berjalan dengan baik dirinya yakin apa yang dilakukan Koperasi Petani Bali Agro Nusantara bakal menjadi tonggak sejarah bangkitnya perkoperasian utamanya koperasi petani di Bali khususnya.

“Saya baru kali pertama menerima lembaga koperasi yang memiliki maksud dan tujuan mulia seperti yang disampaikan Koperasi Petani Bali Agro Nusantara ini, yang dengan tulus didasari nilai-nilai spirit berupaya memperhatikan dan membantu meningkatkan taraf kesejahteraan para petani. Saya berharap semoga visi-misi ini dapat berjalan sesuai harapan. Saya juga akan mendukung dan mari bersama-sama bergandegan tangan membantu petani, sehingga mereka  tidak selalu menjadi objek penderita oleh pihak-pihak yang hanya mencari keuntungan yang besar,” ujar Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Artha dalam keterangan persnya.

Pria ramah dan murah senyum ini lebih lanjut mengatakan, sudah saatnya semua komponen termasuk pemerintah untuk lebih serius memperhatikan nasib para petani, mengingat begitu pentingnya peran para petani dalam perekonomian bangsa dan negara, bahkan untuk kehidupan manusia di jagat raya ini. “Bisa dibayangkan jika tidak ada petani di negeri ini. Untuk itu, wajib hukumnya kita harus memperhatikan kesejahteraan mereka, sehingga mereka pun mampu menghasilkan produk pangan yang berkualitas,” tegasnya.  *** Cahayamasnews.com/Andi.

Facebook Comments