September 10, 2026
Bali

Gubernur Terima Kunjungan Konjen China, Jelaskan Perayaan Nyepi Wujud Penyucian Alam Makro dan Mikro

PEMPROV BALI (CAHAYAMASNEWS). Di Bali sndiri berbagai langkah pencegahan sudah kami lakukan. Kita berharap akhir bulan Maret sudah berakhir, setelah perayaan Hari Raya Nyepi. Yang bermakna penyucian alam makro dan mikro untuk mencari titik keseimbangan baru. “Keadaan saat ini saya lihat adalah bagian dari siklus alam yg harus dilewati,” ujar Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) China di Denpasar Guo Haodong, bertempat di Ruang Tamu Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (18/3) pagi. Maksud kedatangan Konjen Guo antara lain untuk menyampaikan salam perpisahan karena masa jabatannya di Bali akan berakhir bulan ini.

Terkait hal itu, Gubernur Wayan Koster mengucapkan terima-kasih atas kerjasama dan hubungan baik selama ini. Sangat dirasakan persaudaraan dan kebaikan pihak Konjen, untuk bekerjasama berkontribusi membangun Bali. Gubernur Berharap Konjem Guo bisa melaksanakan tugas lebih baik dan sukses di tempat yang baru. “Sebenarnya saya senang sekali Konjen Guo bisa tugas di Bali dan masih sangat berharap melanjutkan masa jabatannya tugas di Bali. Saya salut kepada Pemerintah China yang dengan cepat mampu mengatasi Virus Corona,” katanya seraya mendoakan semoga kasus penyebaran virus ini segera berakhir.

Di Bali sndiri berbagai langkah pencegahan sudah dilakukan. Pihaknya berharap akhir bulan Maret sudah berakhir, setelah perayaan hari raya Nyepi yang memiliki makna untuk penyucian alam makro dan mikro untuk mencari titik keseimbangan baru. “Keadaan saat ini saya lihat adalah bagian dari siklus alam yang harus dilewati,” ujarnya. Kebijakan telah banyak diambil untuk pencegahan dan sejauh ini berjalan dengan baik. Ke depan Gubernur Wayan Koster mengaku akan terus bersiap, memperbaiki alam, penggunaan energi bersih dan peningkatan kualitas wisata, sehingga nantinya Bali bisa menjadi tujuan wisata utama dan terbaik.

Sementara itu, Konjen China Guo Haodong mengatakan, selama 2 tahun di Bali pihaknya mengaku mendapat dukungn luar biasa, dari teman dan saudara di Bali. “Saya tetap akan turut kegiatan-kegiatan promosi yang mendorong hubungn baik persaudaraan dengan Bali. Kami akan terus berupaya mempromosikn Bali kepada masyarakat Tiongkok. Saya sangat mencintai Bali dan sudah punya pengetahuan cukup dalam tentang Bali, adat istiadat  termasuk filosofi Tri Hita Karana,” katanya.

Pihaknya memastikan bahwa China akan tetap melanjutkan kerjasama di bidang pendidikan,  ekonomi dan budaya ke depannya. Menurutnya, pemerintah China total menghabiskn 2 bulan untuk melawan Covid-19. Sampai saat ini di Wuhan sekarang tidak ada kasus baru lagi. Hanya ada pasien yang menunggu penyembuhan. Kabar baiknya, pemerintah China sudah uji coba vaksin di tubuh manusia. Jika sudah selesai, bisa secepatnya didistribusikn dan bisa cepat meredakan wabah ini. “Kami sangat percaya, bahwa ke depan kita bisa kendalikan virus Corona ini, dan setelah benar-benar hilang, saya yakin akan makin banyak turis yang datang ke Bali, karena sejak dahulu Bali memang menjadi tujuan utama kunjungan para wisatawan Tiongkok,” ujarnya. *** Cahayamasnews.com/HmsPmprov-Tim.

Facebook Comments

error: Content is protected !!