November 27, 2021
News

DAS Dijadikan TPA Liar, STT Yowana Ganesa Pasang Spanduk Larangan

BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Siapa yang tidak akan kecewa, jika wilayah yang seharusnya bersih dan asri kemudian dikotori oleh ulah oknum tak bertanggung jawab. Seperti yang dialami warga Banjar Manuk, Desa Susut, Kecamatan Susut, tampak dibuat jengkel dengan ulah oknum yang membuang sampah sembarangan di wilayahnya. Hal tersebut umumnya menyasar Daerah Aliran Sungai (DAS) maupun pangkung (sungai mati). Akhirnya  atas inisiatif STT Yowana Ganesa melakukan pemasangan spanduk dikawasan  yang sering di wilayahnya dijadikan TPA liar.

Dari pantauan di wilayah Banjar Manuk, hampir setiap  daerah aliran sungai dipasangi tulisan larangan membuang sampah di lokasi. Sebelumnya, di lokasi memang kerap dijadikan TPA liar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Mereka membuang sampah berbagai jenis. Malahan lokasi pembuangan sampah airnya untuk keperluan irigasi semestinya bebas dari pencemaran lingungan. Menurut Kelian Banjar Adat Manuk  Nyoman Resten didampingi Ketua STT Yowana Ganesa aat dikonfirmasi Minggu (22/03/2020) mengatakan, pemagaran spanduk  itu atas inisiatif   STT,disamping adanya protes dari para petani dari Desa Demulih warga  juga dibuat jengkel oleh oknum yang membuang sampah secara sembarangan. “Menyimak realita yang terjadi, kami mengadakan rembug dengan pihak STT Yuwana Ganesa untuk melakukan antisipasi terhadap pencemaran lingkungan yang lebih luas,” ujarnya.

Pihak Banjar adat akan mengadakan remug untuk memberi sangsi adat bagi pembuang sampah  sembarangan di wilayah Banjar Manuk. “Kami akan mengadakan paruman untuk membuat awig dalam pararem nanti sangsi apa yang diberikan kepada para pembuang sampah sembarangan agar punya efek jera. Memang kebanyakan yang membuang sampah dari luar Banjar saat mereka lewat baik memakai mobil maupun sepeda motor,” jelasnya. Ketua STT Yowana Ganesa Kadek  Adi Taruna  mengatakan, tujuan pemasangan spanduk  untuk mengedukasi masyarakat yang erupakan program 2020 dengan memerangi sampah plastik yang ada diwilayah Banjar Manuk dengan tema Yowana Bergerak. Setelah berkordinasi dengan Kelian Adat diputuskan Adat siap untuk memberikan sangsi terhadap siapapun yang membuang sampah sembarangan diwilayah Banjar Manuk”ujarnya.

Lanjut disampaikan setiap bulan dilakukan gotong-royong oleh yowana. Disamping itu  pihaknya juga melaksanakan penjualan bayu, hasilnya dibelikan tong sampah. Dari dana yang terkumpul baru bisa terwujud pengadaan tong sampah sebanyak 13 buah yang akan ditaruh di Pura Kayangan Tiga. “Kami ajak untuk peduli terhadap kelestarian lingkungan, maka mereka spontan melakukan pemasangan spanduk di tempat-tempat yang sering dilakukan membuang sampah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab agar pembuang sampah dibuat jera,” ucapnya Cahayamasnews.com/Tim-Agung Natha.

Facebook Comments