September 10, 2026
News

Implementasikan Wujud Bakti kepada Guru Wisesa, Desa Adat Kerobokan Siapkan 400 Liter Disinfektan

MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS). Berbagai cara bisa dilakukan untuk menunjukkan kepedulian sekaligus sebagai wujud nyata bakti kepada salah satu bagian dari Catur Guru, terutama Guru Wisesa (pemerintah) di saat sedang berjuang membantu masyarakatnya melawan penyebaran dan penularan Virus Corona (Covid-19) yang dikenal sangat mematikan tersebut. Terkait hal itu, Desa Adat Kerobokan dibawah kendali Bendesa Adat AA. Putu Sutarja, SH., mengimplementasikan wujud nyata bakti tersebut dengan cara menyediakan  400 liter obat (disinfektan) yang digunakan untuk melakukan penyemprotan di jalan umum mulai dari Kerobokan Kaja, Kerobokan, Kerobokan Kelod, Seminyak, Padang Sambian Kelod dan Padang Sambian Kaja, yang dilaksanakan pada hari Sabtu (28/3/2020).

“Kami mewakili prajuru dan krama Desa Adat Kerobokan mengucapkan terima-kasih kepada Bupati Badung bersama Wakil Bupati Badung serta Kadis Damkar Badung telah meminjamkan mobil Damkar lengkap dengan airnya untuk kegiatan penyemprotan tersebut, sehingga dapat berjalan aman dan lancar,” ujar Gungaji.

Lebih lanjut dijelaskan Bendesa Adat AA.Putu Sutarja, dalam kegiatan penyemprotan kali ini, Desa Adat Kerobokan juga bersinergi Camat Kuta Utara, Polsek Kuta Utara, Lurah Kerobokan Kaja, Lurah Kerobokan, Polmas dan Babinsa serta dibantu Pecalang Desa Adat Kerobokan. Ke depan kata Gungaji, kegiatan ini bisa dilakukan secara berkesinambungan yakni seminggu sekali (7 hari sekali), sehingga diharapkan Desa Adat Kerobokan secepatnya terbebas dari penyebaran Virus Corona (Covid-19).

“Kami sadar bahwa untuk melawan virus mematikan ini tak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, melainkan harus didukung oleh masyarakat itu sendiri dengan cara melakukan kegiatan yang dapat memutus mata rantai Virus Corona (Covid-19), seperti mentaati dan melaksanakan imbauan pemerintah dengan penuh kedisiplinan, termasuk melakukan penyemprotan secara swadaya di wewidangan (lingkungan) desa, dan rumah masing-masing, serta kegiatan lainnya. Saya yakin jika masyarakat semua sadar dan disiplin, maka upaya memutus mata rantai penyebaran dan penularan Virus Corona (Covid-19) ini dapat dilakukan dengan baik, dan segera dapat diatasi sehingga kondisi akan secepatnya kembali normal,” katanya.

Pada kesempatan ini Gungaji mengajak masyarakat Desa Adat Kerobokan khususnya dan masyarakat Bali umumnya, untuk bersama-sama bahu-membahu membantu pemerintah melawan dan memutus  penyebaran dan penularan Virus Corona (Covid-19), yang dimulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga masing-masing dengan swadaya sendiri. Semoga penyebaran virus ini secepatnya dapat diatasi dan ditangani dengan baik, sehingga kondisi akan kembali pulih dan perekonomian akan segera menggeliat serta normal kembali. *** Cahayamasnews.com-Tim.

Facebook Comments

error: Content is protected !!