November 4, 2026
News

Kondisi Ekonomi Terpuruk, Masyarakat Diminta Manfaatkan Lahan Pertanian

BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Wabah virus Covid-19 yang menimpa dunia saat ini telah mengakibatkan kemerosotan di sejumlah bidang terutama bidang perekonomian dan pariwisata. Guna menghadapai situasi seperti ini, masyarakat Bangli diminta untuk memberdayakan lahan pertanian yang ada. Masyarakat jangan melihat hasil yang diperoleh dalam bertani, namun lebih dikedepankan bisa mengolah produksi untuk dikonsumsi. Hal itu ditegaskan Bupati Bangli I Made Gianyar dalam rapat  telekonfrence Dewan Ketahan Pangan Semester II, Senin (13/04/2020).

Lebih lanjut disampaikan, untuk saat ini di Kabupaten Bangli sendiri, ketersediaan konsumsi pangan masih mencukupi walaupun, saat ini didera kesedihan  karen merebaknya Virus Corona  yang menyebabkan ekonomi terpuruk. Dia berharap kepada seluruh masyarakat Bangli ke depannya harus bisa memberdayakan sejengkal lahan yang ada. “Kita sebagai masyarakat jangan hanya  melihat hasil yang kita peroleh dalam bidang bertani, melainkan kita harus bisa mengolah hasil pertanian yang dimiliki untuk kita konsumsi saat ini,” pintanya lagi.

Bupati Bangli berharap agar melalui pertemuan ini dilakukan diskusi dan pendalaman pada aspek-aspek manajemen program, yaitu antisipasi masalah dan hambatan yang dihadapi serta solusi pemecahannya, diharapkan hasil rumusan pertemuan dapat dijadikan acuan utama dalam pelaksanaan program di tahun-tahun mendatang. “Hambatan yang menyebabkan produksi maupun distribusi pagan harus kita pecahkan bersama,” ungkapnya.

Sementara Ketua Dewan Ketahanan Pangan ( DKP) Kabupaten Bangli I Nyoman Widiana, dalam laporannya menyampaikan tujuan dari rapat ini adalah untuk mengevaluasi dan menyusun kebijakan pembangunan ketahan pangan Kabupaten Bangli, sebagai rekomendasi pemerintah dalam rangka memantapkan ketahanan pangan di daerah. Kodisi neraca ketersedian pangan Kabupaten Bangli tahun 2019, keseluruhannya mencapai 20. 786.92 ton,  terdiri dari produksi padi 15.580.96 ton, produksi jagung 1.559.33 ton, produksi ubi kayu 1.247.83 ton, produksi ubi jalar 2.093.00 ton. “Ketersediaan pangan itu untuk memenuhi konsumsi 227.300 penduduk di Kabupaten Bangli,” pungkasnya. *** Cahayamasnews.com/Agung Natha.

Facebook Comments

error: Content is protected !!