September 10, 2026
News

Bupati Mas Sumatri Ajak Masyarakat Karangasem, Tingkatkan Solidaritas Hindari Kepanikan Berlebihan

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). “Harus diakui, kondisi ini menimbulkan banyak persoalan lain yang menyebabkan kita kehilangan kendali untuk bersabar melewati persoalan ini. Kepanikan akan bahaya virus corona mulai merasuki pikiran kita dan dalam kondisi demikian kita mudah dijangkiti virus corona. Kepanikan seharusnya tidak perlu digemborkan karena akan menyebabkan kita tidak konsen pada upaya menanggulangi wabah corona, dan justru akan memunculkan sikap-sikap arogan dan saling menyalahkan pihak lain,” tegas Bupati Mas Sumatri, Sabtu (18/4/2020) di Amlapura.

Pandemi Covid-19 sejauh ini masih terus berlanjut. Hingga kini belum ada tanda-tanda “kepastian” virus ini akan berakhir. Pemerintah dari tingkat Pusat, Provinsi, Daerah, dan tim medis sejauh ini telah bekerja ekstra menghadapi penyebaran virus corona yang semakin destruktif. Bahkan, korban yang terjangkit virus terus bertambah dan ini semakin menimbulkan beragam kepanikan di masyarakat. Beberapa kejadian yang telah bergulir di masyarakat hingga viral di sosial media, diharapkan cukup memberikan gambaran mengenai hal bijak apa saja yang bisa dilakukan bersama dalam menghadapi Pandemi virus Corona ke depannya.

“Saya atas nama Bupati Karangasem memohon maaf dan semoga kesalahfahaman seperti ini tidak akan terjadi lagi. Mari kita ambil hikmah dari kejadian yang sudah berlalu, memperbaiki hal-hal yang kurang baik menjadi baik, yang sudah baik kita tingkatkan lagi,” ajaknya seraya menegaskan, menghadapi virus corona dengan sikap panik, justru membuktikan bahwa kurangnya kesiapan dalam upaya menyelesaikan wabah ini.

Saat ini menurutnya adalah waktu yang tepat untuk semua pihak harus menahan diri dan tidak mudah panik berlebihan menghadapi virus ini. Dalam kondisi ini yang dibutuhkan dan seharusnya dilakukan yakni membangun satu sikap solidaritas bagi saudara sebangsa. Sikap solidaritas pada batas tertentu.  “Tentu yang musti dilihat sekaligus dipahami, membangun sikap solidaritas di tengah pandemi covid sangat sulit jika kita masih diliputi sikap egois. Sikap panik seperti yang saya utarakan diatas membawa kita pada sikap egois dan menjauh dari rasa solidaritas,” ujarnya.

Solidaritas harus dibentuk atas dasar persamaan nasib sekaligus ingin berkorban bagi semua orang. Dalam kondisi seperti saat ini sangat sulit menemukan sikap-sikap seperti ini, jika ada pihak-pihak yang menciptakan satu wabah besar yang bahkan lebih buruk dari wabah corona yakni kepanikan. Menguatnya sikap egois dalam diri dapat membentuk diri menjadi manusia yang rentan dan sewaktu-waktu kehilangan kendali menghadapi wabah corona. Diatas semua itu, jangan sampai masyarakat kehilangan konsep besar membangun kesadaran bersama memerangi pandemi covid. “Disinilah sebenarnya rasa solidaritas harus dibubuhkan dalam setiap pikiran kita untuk lebih mengedepankan aspek kerja sama dan membangun satu nilai besar yaitu kemanusiaan dalam melawan Covid-19,” tegas Bupati Mas Sumatri bertutur. *** Cahayamasnews.com/Hms/Tim-01.

Facebook Comments

error: Content is protected !!