
PPDP Bangli Mulai Coklit Pemilih
BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Dalam penyelengaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 yang hanya tinggal beberapa bulan lagi,secara regulasi KPU Bangli sudah siap dengan peraturan KPU No. 5 Tahun 2020 tentang tahapan program dan jadwal Pilkada.Untuk itu Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) Kabupaten Bangli, Rabu (15/07/2020) bakal mulai tugasnya untuk mencocokkan dan melakukan penelitian (coklit) data pemilih. Dalam situasi pandemic Covid-19, petugas bisa melakukan coklit melalui sistem dalam jaringan (daring), khususnya pada keluarga pemilih yang menjalani karantina mandiri. Demikian dipaparkan Ketua KPUD Bangli Putu Gede Pertama Pujawan, Selasa (14/07/2020).
Lebih lanjut disampaikan, sebelum melaksanakan tugas, 568 PPDP ini telah menjalani rapid test, dimana hasil sementara 1 petugas PPDP dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang positif. Untuk mereka yang positif, tugasnya akan digantikan oleh rekannya. Pihak tidak ingin nantinya melahirkan klaster baru penyebaran covid 19, makanya kesehatan mereka harus benar-benar terjaga. “Rapid tes sampai hari ini masih kita lakukan di Desa Songan, yang jumlah petugasnya mencapai 13 orang,”katanya.
PPDP tersebut akan melaksanakan tugas dari tanggal 15 Juli hingga 13 Agustus mendatang. Disebutkan, dalam melaksanakan tugas mereka nantinya diminta untuk membuat jadwal coklit serta menjalin koordinasi dengan pihak terkait. Dengan demikian, halk-hak pemilih bisa terlindugi. “Mereka dalam melaksanakan tugas bisa melakukan pencoretan pemilih bilsa tidak sesuai ketentuan. Namun, tidak asal coret, harus ada berita acaranya,” ujarnya.
Terkait dengan pelaksanaan coklit tersebut, Pujawan minta masyarakat pro aktif, untuk memastikan dirinya benar-benar telah masuk sebagai data pemilih. Disamping itu, pihaknya juga meminta pasangan calon yang sudah mulai tampak, juga mengawal proses validasi data pemilih tersebut. “Untuk pasangan calon yang mulai tampak agar memantau proses coklit ini. Jangan sampai ada masyarakat yang sampai tercecer nantinya,” pintanya.
Sebelumnya KPUD Bangli telah melakukan sosialisasi peluncuran Jigle Amrih Praja Neyaka dan penancapan kayonan yang dilaksanakan di Ruang Krisna Setda Bangli, yang dilakukan oleh Sekda Kabupaten Bangli Ir. Ida Bagus Gde Giri Putra MM mewakili Bupati Bangli didampingi oleh Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, S.I.K.,M.I.K., Dandim 1926 Bangli Letkol Inf. Himawan Teddy Laksono .Ketua DPRD Bangli yang diwakili anggota I Ketut Suastika.KPU Provinsi Bali. Bawaslu Bangli dan tokoh partai politik yang ada di Bangli.
Sosialisasi peluncuran Jingle Amrih Neyaka dan penancapan kayonan ini dimaksudkan sebagai tanda dimulainya tahapan Pemilihan Kepala Daerah Bangli (Pilkada) yang dihelata Desember 2020 mendatang. “Pera serta masyarakat sangat kami harapkan untuk menyuseskan Pilkada ini. Untuk itu, sosialisasi akan kami gencarkan dimana toleransi masyarakat harus diikut sertakan untuk mensukseskan Pilkada Bangli yang nantinya melahirkan pemimpin Bangli yang lebih baik,” ujarnya. *** Cahayamasnews.com/Tim-Agung Natha.









Facebook Comments