
Rahinan Tumpek Landep, Seluruh Mobil Oprasional Pemkab. karangasem Diupacarai.
AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Hari raya / rahinan tumpek landep setiap Saniscara Kliwon wuku Landep, tepatnya hari Sabtu 18 Juli 2020 setiap 210 hari atau 6 bulan perhitungan kalender Bali, Pemkab Karangasem, mengupacarai 250 mobil oprasional dilaksanakan di jalur 11 jalan Veteran Padangkerta Karangasem. Upacara itu dipuput oleh dua sulinggih, Ida Peranda Gede Jelantik Wanasari dan Ida Peranda Gede Oka Kemenuh.
Persembahyanagan tumpek landep tetap mentaati protokol kesehatan, yang dihadiri oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri bersama suami I Gusti Made Tusan didampingi Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa dan Sekda Kab. Karangasem I Ketut Sedana Merta serta para Staf Ahli Bupati, para Assiten Setda Kab. Karangasem juga jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemkab Karangasem. Kadis Kebudayaan I Putu Arnawa menuturkan, hari Tumpek Landep adalah merupakan hari suci yang diperingati atau diistimewakan berdasarkan keyakinan dan ungkapan rasa terimakasih kepada Sang Hyang Widhi dengan memberikan ketajaman pemikiran kepada manusia, dengan hasil tekhnologi.
“Pada hakekatnya tidak ada yang salah dan benar bila pada hari Tumpek Landep mengupacarai setiap hasil dari ketajaman pemikiran yaitu teknologi berupa mobil dan sebagainya, ini adalah bentuk rasa syukur kita,” ujar Arnawa. Sementara itu, Bupati Mas Sumatri juga menyampaikan . upacara Tumpek Landep adalah upacara suci setiap Saniscara Keliwon Landep, yaitu tumpek pertama dalam rangkaian satu wuku setiap 6 bulan sekali.
Tumpek Landep adalah penghormatan upacara terhadap benda yang landep, lancip atau tajam, yang disimbulkan dengan keris. Sebagai pralingga Hyang Pasupati sebagai penghurip jagat sekala-niskala. Keris juga sebagai simbol ketajaman pikiran, Oleh sebab itu sudah sewajarnya kita menghormatinya dalam bentuk upacara terhadap hasil ketajaman pikiran berupa teknologi. Untuk itu segala hasil teknologi sewajarnya diupacarai untuk membantu mensejahterakan kehidupan manusia,” ungkap Mas Sumatri.
Selain itu menurut Bupati Mas Sumatri upacara tumpek landep bukan semata mata hanya berupacara fisik kepada benda tajam, tapi mensyukuri angyubagia ketajaman pikiran yang dapat mensejahterakan manusia menuju sarwa prani hittang karah. Tak henti-hentinya Bupati Mas Sumatri terus mengajak seluruh jajarannya untuk bekerja lebih ekstra dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Mari kita bersinergi lebih ekstra lagi dalam menghadapi pandemi ini, dan dalam kesempatan ini kita tentunya juga berdoa semoga pandemi ini segera berlalu,” ujar Mas Sumatri. Dalam kesempatan tersebut Bupati Mas Sumatri juga membagikan secara simbolis 3 paket sembako dari 220 paket sembako yang akan dibagikan kepada para sopir di lingkungan Pemkab Karangasem.
Melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, memberikan bantuan ini kepada para sopir dengan harapan kami, bisa sedikit membantu di tengah situasi pandemi ini, dimana tentunya semua terkena dampaknya,” ucapnya. *** Cahayamasnews.com-Tim-01.









Facebook Comments