September 10, 2026
News

Tak Berani Ambil Resiko Akibat Cuaca Buruk, Nelayan Ujung Pesisi Tumbu Isi Waktu Luang Perbaiki Jukung

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Akibat cuaca buruk disertai gelombang tinggi dan angin kencang, semua nelayan di Ujung Pesisi, Desa Tumbu Karangasem, memilih tidak melaut karena beresiko tinggi. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk memperbaiki jukung termasuk perlengkapan lainnya. Salah seorang nelayan Abdilah (47 tahun) saat dijumpai sedang memperbaiki katir jukungnya, Selasa, (21/7/2020) mengaku sudah seminggu tak berani melaut akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi hingga 7 meter  disertai angin kencang.

Bapak 3 putra ini lebih jauh mengatakan jika penghasilan sehari – harinya dari hasil sebagai nelayan. “Tadi sih ada rencana melaut, tetapi karena turun hujan terpaksa saya batal melaut, namun ada beberap nelayan yang nekat melaut tetapi akhirnya kembali lagi, karena takut terjadi sesuatu yang tidak diiinginka,” ujarnya

Abdilah mengaku tergabung dalam kelompok nelayan Samudra Indah, beraggotakan 20 orang. Sedangkan jumlah nelayan di Ujung Pesisi, Desa Tumbu berjumlah 200 nelayan, terbagi menjadi 8 kelompok nelayan. Abdilah mengaku pada musim sekarang ini adalah ikan tongkol. Jika cuaca bagus,  mampu menghasilkan tangkapan hingga 100 kilo. “Hasil tangkapan saya biasanya diambil oleh pengepul dari Kusamba, Klungkung. Jika cuaca sangat bagus dan ombaknya tenang, semua nelayan di sini mencari ikan dasaran, mudah – mudah besok cuaca bagus saya pasti akan melaut bersama nelayan lainnya,” katanya penuh harap. *** Cahayamasnews.com-Tim-01.

Facebook Comments

error: Content is protected !!