November 28, 2020
Adat dan Tradisi

Dampingi Gubernur Bali I Wayan Koster Resmikan Wantilan Desa Adat Padangaji, Ketua DPRD Karangasem Harap Mampu Tingkatkan Kreatifitas Generasi Muda Lestarikan Adat Seni Budaya

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Bertepatan pada rahina Buda Umanis Julungwangi Purnama Sasih Ketiga, Rabu (02/9/2020) Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana, mendampingi Gubernur Bali I Wayan Koster menghadiri sekaligus meresmikan Wantilan  Desa Adat Padangaji, Desa Peringsari, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem. peresmian tersebut juga dihadiri  Wakil bupati I Wayan Arta Dipa, I Made Suama Asisten II, Forkompincam, Perbekel Peringsari, dan Ketua PHDI kecamatan Selat.

Bendesa Adat Padangaji, I Gusti Ngurah Lawas menjelaskan pada tahun 1951 oleh leluhurnya telah dibangun wantilan menggunakan bahan bangunan dari bambu, dan seseh (kayu kelapa-red). Mengingat wantilan telah berumur 70 tahun, sehingga lapuk dimakan usia. Namun pihaknya mengaku sangat bersyukur dan sekaligus mengucapkan terima-kasih kepada bapak Gubernur Bali telah memberikan bantuan hibah sebesar Rp.750 juta yang difasilitasi oleh Ketua DPRD  I Gede Dana, untuk merenovasi wantilan ini.

“Kami sengaja mengundang  bapak Gubernur Bali untuk meresmikannya, sekaligus bisa melihat langsung  wantilan desa kami yang merupakan  bantuan  uang diberikan pada desa kami. Seluruh warga Desa Adat Padangaji mengucapkan terima-kasih kepada Gubernur Bali  Bapak I Wayan Koster,” ucapnya seraya tak lupa juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Kabupaten Karangasem, I Gede Dana yang telah memfasilitasi bantuan tersebut.

Gubernur Bali, I Wayan Koster mengatakan, pada  menjelang memasuki dua tahun masa jabatannya sebagai Gubernur Bali, yang dikerjakan adalah tengah fokus  menyusun peraturan, yakni Peraturan Daerah maupun Peraturan Gubenur, dalam  melaksanakan misinya “Nangun Sat Kerti Loka Bali” melalui pola pembangunan semesta berencan menuju Bali Era Baru. Baik Peraturan Daerah maupun Peraturan Gubenur dibuat bertujuan untuk menata pembangunan Bali agar berjalan dengan tatanan yang baik, dengan cara yang benar di dalam meletakkan  dasar-dasar pembangunan Bali. Sehingga Bali benar-benar dibangun berdasarkan kekuatan potensi yang ada, memperkuat adat istiadat tradisi seni budaya serta kearifan lokal masyarakat.

“Sebagai krama Bali, wajib hukumnya untuk menjaga dengan baik adat istiadat, serta kearifan lokal termasuk seni budaya yang dimiliki, karena inilah yang menjadi kekutan serta menjadikan Bali dicintai oleh masyarakat dunia,” ujarnya berpesan. Pada kesempatan itu gubernur juga wanti-wanti mengajak masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, terlebih saat ini ada arahan dari Presiden wajib pakai masker. Jika tidak pakai masker bisa dikenakan denda. Hal ini bertujuan agar Virus Corona (Covid-19) segera berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas seperti sedia kala.

Sementara itu Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana mengucapkan terima-kasih kepada Bapak Gubernur Wayan Koster telah membantu merenovasi wantilan yang awalnya telah lapuk dimakan usia, kini berdiri kokoh dan megah. “Saya berharap, semoga dengan dibangunnya wantilan ini dapat membantu masyarakat dan generasi muda untuk berkreatifitas serta melestarikan seni dan budaya serta dapat dipergunakan untuk kepentingan upacara maupun kegiatan lainnya. Untuk itu manfaatkan wantilan ini dengan sebaik-baiknya, termasuk jangan lupa untuk merawatnya, sehingga bangunan ini dapat digunakan lebih lama,” ujar Gede Dana berpesan. *** Cahayamasnews.com-Tim-01.

Facebook Comments