September 9, 2026
News

Kapolres Bersama Bupati Pimpin Apel Gelar Sarpras Dalam Rangka Antisipasi Bencana Alam di Bangli

BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H.,M.Hum di dampingi Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan S.I.K.,M.I.K., Dandim 1626 Bangli yang diwakili oleh Pasiopsdim 1626 Bangli Kapten Inf. I Putu Suratnya memimpin Apel Gelar Sarana Prasarana dalam rangka antisipasi bencana alam di Kabupaten Bangli yang dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolres Bangli. Selasa (10/10/2020).

Hadir pula Kalak BPBD Kabupaten Bangli I Ketut Gede Wiredana dengan peserta apel gelar dari personel gabungan Kodim 1626 Bangli, pesonel Polres Bangli, BPBD Bangli,  Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di tengah wabah pandemi covid-19. Bupati Bangli I Made Gianyar dalam kesempatan tersebut mengatakan, Kabupaten Bangli merupakan daerah rawan bencana di Propinsi Bali, hal ini tidak lepas dari topografi Bangli yang berbukit dan menjadi kawasan hutan lindung. Maka tidak heran, baik musim hujan maupun musim kamarau seperi saat ini, Bangli sering tertimpa bencana alam.

Atas kondisi itu, Bupati meminta warga tetap waspada bencana tanah longsor dan pohon tumbang. Perubahan cuaca yang extreme dalam penanggulan ini dibutuhkan sinergitas dan solidaritas antara Instansi terkait agar bisa bekerja sama maksimal dalam penanggulangan Bencana Alam di Kab. Bangli. Lebih lanjut dikatakan Apel Sarpras ini dilaksanakan dalam rangka penanggulangan bencana alam dengan tujuan untuk mengetahui kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di wilayah  Kabupaten Bangli. “Kita sebagai aparatur negara bagaimanapun harus bisa memberi keamaan kepada seluruh warga masyarakat sehingga kepercayaan masyarakat kepada aparatur keamaan selalu ada. Bencana alam ini merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini  seluruh anggota siap kapanpun dan dalam situasi apapun itu kita smua harus siap sehingga pada saat terjadinya bencana alam semua sudah siap. Bencana alam merupakan tanggung jawab bersama sehingga dalam penanggulangannya diperlukan sinergitas dan solidaritas dari berbagai aparatur, sehingga dapat maksimal bergerak dalam penanggulangan bencana tersebut. “Bencana itu tidak dapat diprediksi sehingga perlu kesiapan personel maupun personel yang siap di gunakan sewaktu-waktu,” tandasnya. *** Cahayamasnews.com-Tim-AgungNatha.

Facebook Comments

error: Content is protected !!