January 26, 2021
News

Ribuan Berkas Kearsipan Kepegawaian Daerah Dimusnahkan

BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Dinas Permustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangli  baru pertama kali melaksanakan pemusnahan arsip yang usianya diatas sepuluh tahun sejak  terbetuknya Dinas Perpustakaan da Kerasipan Daerah Bangli yang mana arsip yang dimusnahkan hanya fasilitatif kepegawaian yang lamanya diatas sepuluh tahun.Demikian disampaikan  I Wayan Sugiarta selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daeran Bangli saat dikonfirmasi usai acara pemusnahan Selasa(24/11/2020).

Sebut mantan Kabag Pembangunan Pembangunan Setda Bangli, pelaksanaan pemusnahan ini yang baru pertama kali dilakukan sebagai pembelajaran dan pelaksanaan tugas-tugas  dengan menggandeng Arsiparis Provinsi Bali untuk dilibatkan dalam pemusnahan ini”Kedepan diharapkan karena sesuai  kewenangannya untuk penghapusan dan pemusnahan dilakukan oleh pencipta arsip,” jelasnya. Untuk itu nantinya masing-masing OPD sebagai pencipta arsip sudah mampu untuk pemusnahan arsip  ditingkat pencipta arsip.Jumlah arsip yang dimusnahkan hari ini  sebanyak 28 box terdiri dari 582 berkas 4.181 lembar arsip. “Mudah-mudahan dalam sepekan ini seluruh arsip yang akan dimusnahkan bisa selesai,” harapnya.

Lebih lanjut disampaikan,masa arsip yang dimusnahkan, Sugiarga menyampaikan bahwa arsip yang memiliki refensi masa penyimpanan lebih dari sepuluh tahun. Semua tahapan sudah dilakukan termasuk terakhir sudah persetujuan dari   Arsip Nasional Republik Indonesia(ANRI) dimana semua daftar usul musnah  arsip yang diajukan tidak ada lahi keterangan dipermanenkan namun semuanya berketerangan dimusnahkan,” ujarnya.

Dari daftar yang yang dimusnahkan arsi tahun 1997 hingga 2010, disinggung fungsi keasrsifan, jelas mantan Kalak BPBD Bangli ini, arsip sangatlah penting apalagi dalam sebuah instansi pemerintah. Arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media yang dibuat dan diterima oleh lembaga pemerintah dan non pemerintah serta perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Penyelenggaraan pemerintahan menghasilkan arsip-arsip yang setiap tahun bertambah banyak, sehingga memerlukan manajemen pengelolaan arsip. Diharapkan dengan pemusnahan arsip in aktif dapat mengurangi penumpukan arsip/dokumen yang sudah tidak mempunyai nilai guna dan telah melampaui jangka waktu penyimpanan pengelolaan kearsipan,” pungkasnya. *** Cahayamasnews.com-Tim-AgungNatha.

Facebook Comments